Warta

LPPNU Kudus Dorong Petani Tidak Merugi

NU Online  Ā·  Sabtu, 17 Maret 2012 | 09:42 WIB

Kudus, NU Online
Pimpinan Cabang Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Ā Kabupaten Kudus selalu mendorng petani untuk tidak merugi dalam mengembangkan pertaniannya. Hingga kini, LPPNU terus beupaya Ā melakukan pendampingan kelompok Tani binaan, pelatihan Ā pertanian organik dan merintis sebuah koperasi petani.<>

Demikian yang disampaikan Ketua LPPNU Kabupaten Kudus Masduki dalam Ā acara Ā Pelatihan budidaya Lele dan Jamur Ā yang diselenggarakan LPPNU Kudus bekerjasama dengan PNPM Lakpesdam PBNU di Gedung Diklat NU Jl. Lambao Bae Kudus, Jum’at (16/3)..

Ia Ā mengatakan selama ini banyak permasalahan Ā pertanian yang mampu mencekik nasib kaum tani. Diantaranya terjadinya Ā fluktuasi harga beras, pupuk mahal, adanya monopoli para tengkulak Ā dan masih adanya penguasaan lahan pertanian oleh pengusaha besar.

ā€œOleh karena itu, kita terus mendorong petani melalui kelompok binaan agar dalam bercocok tanam tidak sejenis melainkan beraneka ragam jenis tanaman,ā€ ujarnya.

LPPNU sedang merintis sebuah koperasi pertanian untuk membantu kebutuhan para petani serta menghindari permainan para tengkulak. ā€œKoperasi ini juga akan menjadi sarana Ā memasarkan hasil pertanian mereka,ā€ tambahnya.

Hingga kini, LPPNU telah mendampingi tujuh kelompok tani Ā binaan yang menyebar di berbagai wilayah kecamatan di Kudus. Ketujuah desa tersebut adalah Desa Kirik dan Tenggeles (Mejobo), Puyoh dan Margorejo (Dawe) Ā  Tanjungrejo , desa Jekulo (Jekulo) serta Desa Kaliwungu (Kaliwungu).

ā€œKetujuh kelompok ini sebagai Ā proyek percontohan yang telah berhasil mengembangkan pertanian organiknya,ā€ tuturnya.Ā 

Terkait pelatihan Budidaya lele dan Jamur ini, guru SMA NU AL Ma’ruf Kudus ini menjelaskan tujuannya memberi bekal pengetahuan Ā budi daya lele dan jamur kepada Ā petani sehingga bisa dijadikan Ā usaha tambahan disamping Ā bertani yang akhir-akhir ini mengalami kerugian.

ā€œPelatihan ini merupakan salah satu upaya LPPNU dalam membantu mengentaskan petani dari permasalahan yang dialaminya ,ā€ujar Masduki.

Sementara itu, wakil Ketua PCNU Kudus Fajar Nugroho mengatakan upaya LPPNU ini merupakan wujud nyata Nahdlatul Ulama memberdayakan warganya yang sebagian besar kaum Tani.

ā€œApalagi petani seringkali menjadi orang terpinggirkan sehingga NU kan terus memperhatikan dan memberikan dampingan.ā€ tandasnya.

Program Ā NU dalam pertanian ini, ujarnya, tidak bisa terlepas dari sejarah berdirinya NU dengan melahirkan Ā  tiga pilar yang menjadi latarbelakangnya, yaitu; Nahdlatul Waton (Kebangkitan cinta tanah air), Nahdlatul Tujjar ( kebangkitan para pedagang NU melalui syirkah ) dan Tasywirul Afkar ( gerakan per-musyawarat-an).

ā€œTiga pilar itu masih relevan dengan kondisi sekarang ini. Apalagi NU sudah khittah NU yang tidak lagi mengurusi politik melainkan Ā  memprioritaskan pemberdayaan ummat tandasnya, ā€tandasnya saat membuka acara pelatihan tersebut.

Pelatihan Budi daya Lele dan Jamur ini diadakan melalui beberapa tahapan, Jum’at kemarin pembukaan sekaligus ceramah tentang Tehnik Ā budidaya Ikan Lele yang disampaikan Rr. Amik Putri dari Dinas pertanian dan Peternakan Kabupaten Kudus.Ā 

Ahad (18/3) besok dilanjutkan praktek pembenihan Lele Ahad Ā di Balai desa Ā Tenggeles, sedangkan Ā Praktek Pembesaran Lele di Balai Desa Jekulo dan Budidaya Jamur di Balaidesa Tanjungrejo Jekulo.

Kegiatan hasil kerjasama LPPNU Kudus dengan PNPM Lakpesdam PBNU ini diikuti 75 Ā petani yang semuanya menjadi anggota kelompok binaan LPPNU Kudus.Ā 



Redaktur Ā  Ā  : Syaifullah Amin
Kontributor : Qomarul Adib

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang