Jika banyak orang yang berebut kursi menteri SBY, lain halnya dengan Lukman Hakim Saifudin. Mantan ketua FPPP DPR ini memilih jabatan barunya sebagai wakil ketua MPR daripada ikut berebut menteri.
"Alhamdulillah, saya telah putuskan tetap sebagai Wakil Ketua MPR dan tidak ke kabinet," kata Lukman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/10).<>
Menurut Ketua DPP PPP ini, sumpah dan janjinya sebagai wakil ketua MPR sudah diucapkan di bawah ayat-ayat suci Alquran. Karena itu, untuk memenuhi dan menjalankan sumpah tersebut, Lukman memilih mengabdi di MPR.
"Saya telah bersumpah sebagai wakil ketua MPR untuk 5 tahun ke depan, sehingga menjadi tak etis kalau dalam beberapa hari saja sumpah itu 'diabaikan' hanya lantaran ditawari jadi menteri," paparnya.
Menurut Lukman, sebagai pimpinan MPR sudah sangat banyak yang bisa dikerjakan untuk merealisasikan kesejahteraan rakyat. Karena itu, amanat yang diberikan di pundaknya akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
"Bagi saya, amanah sebagai pimpinan MPR sama mulianya dan terhormatnya dengan menteri. Saya harus istiqomah dan konsisten menunjukkan bahwa tak semua politisi mudah berpindah-pindah jabatan dalam sekejap," paparnya.
"Saya meyakini, masih banyak kader PPP yang lebih layak dan pantas berada dalam kabinet Pak SBY," pungkasnya. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
Terkini
Lihat Semua