Mantan Wakil Ketua Umum DPP PKB era Gus Dur yang kini menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfudh MD masuk dalam bursa calon wakil presiden atau Cawapres 2014 mendatang. Pengamat politik Soegeng Sarjadi Syndicate, Sukardi Rinakit, mengatakan jika Mahfudh berpeluang dilamar menjadi wakil presiden pada 2014.
“Itu merupakan sebuah inisiatif untuk munculkan tokoh-tokoh baru. Mahfud MD bisa saja dilamar menjadi wapres karena belum ada partai yang mendekat," ujarnya, saat ditemui seusai acara diskusi Polemik di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (8/1).<>
Menurut Sukardi, tokoh-tokoh yang berpeluang menjadi capres dibagi menjadi dua kubu. Pertama, mereka adalah mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, ibu negara Ani Yudhoyono, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua MK Mahfud MD.
Sementara itu, di kubu yang kedua ada nama Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan putri Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani. Dua kubu tersebut, lanjut Sukardi, merupakan perbedaan calon presiden tua dan muda.
"Di kubu pertama ada Ani Yudhoyono, Prabowo, dan Ical paling berpeluang karena mereka punya parpol, sementara Sri Mulyani dan Mahfud MD memiliki magnitude tapi tak punya partai, hanya Mahfud berpeluang jadi wapres,"katanya.
Sebelumnya, melalui juru bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, nama Ani Yudhoyono muncul dan dicalonkan sebagai capres. Di pihak berbeda Partai Golkar tetap akan mencalonkan ketua umumnya Aburizal Bakrie.
Terakhir dari kubu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri disebutkan tidak akan mencalonkan kembali menjadi presiden. Selain itu, beredar kabar bahwa putri Megawati, Puan Maharani, akan didorong maju sebagai capres dari partai berlambang banteng tersebut.(amf/trib)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Kasasi Dikabulkan, MA Batalkan Putusan PTUN Terkait Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran
3
Banjir di Medan Rendam 2.200 Rumah, 7.930 Warga Terdampak
4
Presiden Prabowo: Korupsi dan Penyelewengan adalah Awal Kehancuran Bangsa
5
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
6
Di Istanbul, Katib Syuriyah PWNU Gorontalo Serukan Kepedulian terhadap Krisis Lingkungan dan Kemanusiaan
Terkini
Lihat Semua