Masjid Berperan Penting Tanggulangi Bencana
NU Online · Rabu, 27 Juli 2011 | 07:49 WIB
Jakarta, NU Online
Masjid memiliki peran penting, selain sebagai tempat ibadah, masjid juga menjadi pusat aktifitas keilmuan dalam Islam. Masjid pada saat itu menjadi salah satu pilar penting bagi pembangunan peradaban Islam.
Demikian dinyatakan Kepala Balitbang Kementerian Agama Abdul Djamil saat menjadi pembicara Kunci dalam acara Peluncuran Buku Studi Potensi Peran Masjid dalam Situasi Bencana di Indonesia, di Gedung PBNU, jalan Kramat Raya 164 Jakarta, Rabu (27/7).
<>
Dalam acara yang diselenggarakan atas Kerjasama Lembaga Penanggulangan Bencana & Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU), UN OCHA dan Islaic Relief Indonesia (IRI) ini, Djamil menyatakan, peran masjid juga mengalami perluasan seiring dengan perkembangan zaman. Dewasa ini masjid juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan umat.
"Lembaga masjid juga menjadi pionir dalam peningkatan taraf kehidupan masyarakat dengan menawarkan kegiatan perekonomian mikro lewat pembentukan baitul maal dan sebagainya," tuturnya.
Lebih lanjut Djamil menjelaskan, pilihan Masjid sebagai pusat informasi penanggulangan bencana dan tempat penampungan para korban bencana bukannya tanpa alasan. Ada beberapa pertimbangan strategis mengapa masjid dapat berperan penting dalam penanggulangan bencana di Indonesia.
Pertama, masjid selama ini dianggap sebagai tempat suci atau rumah Tuhan yang aman bagi siapa pun termasuk para korban bencana. Para korban bencana sangat membutuhkan tempat yang aman pasca bencana dan masjid memberikan suasana itu. Tempat yang aman ini akan memberikan ketentraman bagi para korban bencana yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi hari-hari yang sulit selama masa pengungsian.
Kedua, lokasi masjid yang sangat mudah diakses oleh para jama’ah karena umumnya terletak tidak jauh dari pemukiman penduduk menjadi pertimbangan penting untuk menggunakan fasilitas masjid sebagai tempat penampungan korban bencana. Kemudahan akses tempat inilah yang menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan tempat evakuasi bagi para korban bencana.
Ketiga, masjid pada umumnya memiliki struktur bangunan yang relatif kokoh, memiliki daya tampung yang banyak karena luasnya bangunan serta memiliki fasilitas yang lengkap dan memadai jika dibandingkan dengan rumah penduduk pada umumnya. Hal ini juga menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan tempat evakuasi bagi para korban bencana terutama dari sisi keamanan dan kelayakan.
"Hanya saja peran strategis masjid dalam penanggulangan bencana ini perlu diperkuat sehingga peran yang dilakukan dapat berfungsi secara maksimal. Penanggulangan bencana harus diperkuat dengan sebuah sistem pengorganisasian yang betul-betul terencana," tandasnya.
Penulis : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
2
Khutbah Jumat: Sebelum Memilih dan Memutuskan, Bertanyalah kepada Allah melalui Istikharah
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
5
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
6
Khutbah Jumat: Tanda-tanda Haji Mabrur dalam Kehidupan Sosial dan Keagamaan
Terkini
Lihat Semua