Denpasar, NU Online
Masjid bukanlah sekadar tempat untuk menjalankan ibadah. Sosialisasi keluarga berencana (KB) pun bisa dilakukan di masjid. "Paling tidak tahun ini 50-100 masjid bisa menjadi pos pemberdayaan keluarga (posdaya)" ujar Wakil Ketua Damandiri Foundation Haryono Suyono.
Hal itu disampaikan dia di sela-sela konferensi internasional pemimpin muslim untuk mendukung program kependudukan dan pembangunan di Inna Grand Bali Beach Hotel, Denpasar, Bali, Rabu (14/2/2007).
<>Menurutnya, masjid bisa menjadi tempat strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sebab pengembangan ekonomi dan pendidikan masyarakat bisa dilakukan di masjid. "Jadi masyarakat sekitar bisa berkumpul di masjid untuk mendapat pelatihan, dan sebagainya," imbuh mantan Menko Kesra ini.
Ke depannya, tempat ibadah lain seperti gereja, kuil, vihara, pura, dan gereja juga akan dijadikan sentra pengembangangan keluarga. Ditambahkan pria beralis tebal ini, belakangan isu KB terpinggirkan oleh isu politik, reformasi, dan desentralisasi. "Tapi sepertinya presiden sekarang sudah mulai menaruh perhatian lagi pada KB," tukas Haryono.
Sejumlah ulama dari komunitas NU terlibat sebagai peserta dan pembicara dalam acara yang diselenggarakan oleh ICIS NU, BKKBN, dan UNFPA yang akan berlangsung sampai 17 Februari mendatang. (dtc)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
4
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua