Masuki Perairan Iran, Marinir Inggris Minta Maaf
NU Online · Kamis, 29 Maret 2007 | 04:15 WIB
Seorang marinir Inggris Faye Turney yang menjadi anggota Angkatan Laut Kerajaan F99, Rabu (28/3), meminta maaf kepada Iran karena diakuinya dirinya bersama sejumlah marinir Inggris lainnya telah memasuki perairan Iran.
Turney yang segera dibebaskan mengatakan, dirinya dan anggora marinir lainnya diperlakukan dengan baik dan ramah oleh para penjaga pantai Iran yang menangkap mereka.<>
"Nama saya Faye Turney, Saya datang dari Inggris, Sekarang saya tinggal di Inggris. Saya telah bekerja di F99. Saya sudah bekerja di Angkatan Laut selama 9 tahun. Pada Jumat, 23 Maret lalu saya ditangkap karena jelas-jelas telah melintasi perairan Iran," terang Turney.
"Saya diperlakukan dengan baik dan ramah, mereka adalah orang-orang yang baik. Mereka menjelaskan kenapa kami ditangkap dan tidak ada serangan, siksaan, perlakuan kasar. Mereka sangat sayang," ungkap Turney dalam sebuah wawancara.
Sumber Irna melaporkan, selama berada di Iran, Turney mengirimkan surat kepada keluarganya di Inggris untuk memberitahukan bahwa keadaannya baik-baik saja.
Seorang pejabat kementrian luar negeri mengirimkan surat Turney itu kepada Dubes Inggris di Tehran, Jeffrey Adams pada Rabu.
"Saya ingin kalian semua tahu bahwa saya baik-baik saja. Saya diperlakukan dengan baik,"
"Orang-orang di sini sangat baik dan ramah, sangat sayang dan hangat. Saya telah menulis sebuah surat kepada rakyat Iran untuk memaafkan kami karena memasuki wilayah perairan mereka,"
"Mohon jangan khawatirkan saya. Saya baik-baik saja. Semoga tidak lama lagi saya berada di rumah," ungkap Turney dalam suratnya yang tulis kepada keluarganya.
Seperti diberitakan, para penjaga pantai Iran pada Jumat lalu telah menangkap 15 anggota marinir Inggris yang melanggar perbatasan perairan Iran di Teluk Persia. (dar)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
3
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua