Warta

Mekkah Banjir, Perjalanan ke Arafah Tertunda

NU Online  ·  Kamis, 26 November 2009 | 02:40 WIB

Jakarta, NU Online
Hujan lebat yang mengguyur kota Makkah selama sekitar dua jam, membuat beberapa titik di Mekkah termasuk Ka'bah dan lokasi Wukuf di Arafah Mina (Armina) terendam dan banjir. Hampir seluruh karpet dan tenda-tenda yang akan digunakan jamaah haji untuk wukuf, dalam keadaan basah.

''Saya mendapat laporan dari petugas haji kita di Mekah, Jedah dan Madinah. Hujan lebat membuat beberapa lokasi di ketiga kota ini banjir,'' tegas Abdul Ghofur Djawahir, Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Depag, Rabu (25/11).<>

Menurut Ghofur, setidaknya sudah ada sekitar seribu jamaah dari Indonesia yang sudah berangkat ke Arafah pada pukul 11 siang waktu setempat kemarin.

''Banjir di lokasi Armina dan jalan menuju Armina, membuat jamaah haji sedunia, khususnya jamaah Asia Tenggara dan Indonesia menjadi tertunda untuk berangkat ke Arafah guna menjalankan Wukuf,'' papar Ghofur.

Lebih lanjut, Ghofur menambahkan, hasil keputusan dari Syekh Muchtar Sedayu. Muasasah Asia Tenggara, untuk jamaah dari Asia Tenggara termasuk Indonesia, keberangkatan ke Aarafah ditunda hingga waktu Isya waktu setempat (Rabu 25/11).

''Seluruhnya, jadi tenda dan karpet-karpet yang akan digunakan oleh jamaah dari seluruh dunia, Kemungkinan besar Menag Suryadharma Ali menurut Ghofur juga baru akan berangkat menuju Arafah Kamis (26/11),'' tandas Ghofur.

Sementara itu akibat hujan yang mengguyur Mekkah, juga sempat membuat Masjidil Haram dan Ka'bah terendam. Namun petugas di Masjidil Haram biasanya cekatan dan dalam sesaat sudah bisa kering kembali. (min)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang