Mengenang Gus Dur Pada Refleksi Akhir Tahun di Berlin
NU Online · Sabtu, 2 Januari 2010 | 03:51 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Berlin mengelar operet dan lagu untuk mengenang Gus Dur dalam acara mengheningkan cipta dan doa bersama yang mengawali acara Refleksi 2009 dan Proyeksi 2010 di Aula KBRI Berlin.
Acara diikuti sekitar 300 masyarakat Indonesia di Berlin, ujar Counsellor Sosbud dan PIPP KBRI Berlin Agus Priono, kepada koresponden ANTARA News London, Sabtu.<>
Agus mengemukakan, kegiatan tutup tahun kali ini berbeda karena dalam suasana berkabung atas wafatnya K.H Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang merupakan mantan Presiden RI, guru bangsa, tokoh pluralisme dan demokrasi.
Menurut Agus Priono, dalam suasana duka Dubes RI Berlin, Eddy Pratomo memimpin langsung acara mengheningkan cipta, dilanjutkan dengan doa bersama yang berlangsung dengan khidmat.
KBRI Berlin juga akan membuka buku duka (condolence book) mulai tanggal 4 hingga 6 Januari untuk memberi kesempatan kepada pemerintah dan masyarakat setempat, perwakilan asing di Berlin dan masyarakat Indonesia di Berlin dan sekitarnya yang ingin menyampaikan bela sungkawa.
"Suasana tutup dan sambut tahun di Berlin kali ini juga diwarnai dengan turunnya salju yang paling tebal selama lebih dari 10 tahun terakhir," ujar Agus Priono.(ant/mad)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Ramadhan dan Kesempatan yang Tidak Selalu Terulang
2
Innalillah, Ulama Mazhab Syafii asal Suriah Syekh Hasan Hitou Wafat dalam Usia 83 Tahun
3
Kultum Ramadhan: Lebih Baik Sedikit tapi Istiqamah
4
Khutbah Jumat: Ramadhan, Melatih Sabar, Memperkuat Syukur
5
Keluar Mani yang Tidak dan Membatalkan Puasa
6
Khutbah Jumat: Tiga Kebahagiaan Orang Puasa
Terkini
Lihat Semua