Menkominfo: Perlu Peran Aktif Masyarakat Atasi Situs Porno
NU Online · Ahad, 6 Juli 2008 | 09:06 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh menyatakan, peran masyarakat sangat dibutuhkan guna menyukseskan upaya pemerintah untuk memblokir situs porno.
"Sudah sekitar ratusan ribu situs porno yang kita blokir selama ini. Tapi, munculnya situs baru yang juga berisi gambar porno tidak kalah banyak," kata Mohammad Nuh di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (5/7).<>
Akibatnya, meski sudah banyak situs yang diblokir, situs porno baru juga tidak sedikit. Hal itu, ujarnya, tentu membuat pekerjaan Menkominfo lebih berat. Sebab, harus "berperang" dengan para pembuat situs. Selain itu, yang juga sering menjadi kendala ialah nama.
"Banyak situs yang bernama baik, tapi isinya justru porno. Ini yang sering kali luput dari perhatian teman-teman," kata Mohammad Nuh.
Menurutnya, yang diperlukan ke depan adalah peran aktif anggota masyarakat. Ia sangat berharap peran aktif masyarakat untuk melaporkan jika ada situs-situs porno baru dan luput dari pemblokiran.
Mohammad Nuh yang juga mantan rektor ITS itu lebih lanjut menjelaskan, kebijakan memblokir situs-situs porno di internet tersebut karena selama ini situs porno merupakan sumber penyebaran gambar dan vcd porno di pasaran.
"Setelah kita selidiki, hampir semua gambar dan video porno yang beredar di pasaran men-download dari internet," katanya. (kcm/dar)
Terpopuler
1
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
2
Kemenhaj Tetap Izinkan Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air
3
200 Ribu Anak Terpapar Judol, Komdigi: Peran Tokoh Agama hingga Orang Tua Penting sebagai Benteng
4
LBH Sarbumusi Desak APH Tindak Dugaan Penyelewengan Dana MBG
5
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
6
ABK Indonesia Rentan Dieksploitasi, Pengawasan Industri Perikanan Dinilai Lemah
Terkini
Lihat Semua