130 qari dan qariah mewakili 65 instansi pemerintah menjadi peserta pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Pertama antar anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Kegiatan yang digelar di Gedung Sasana Amal Bhakti Kementerian Agama Pusat berlangsung 22-23 November 2010.
"Kegiatan MTQ ini diharapkan dapat membangun mental spiritual pegawai yang lebih baik," kata Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Eko Sutrisno saat membuka musabaqah, Senin pagi. Ia juga berharap, melalui MTQ antar pegawai negeri dapat memperbaiki birokrasi dengan sentuhan nilai spiritual.
/>
Sementara itu Dirjen Bimas Islam Nasaruddin Umar mengatakan, Alquran merupakan faktor pencerah pikiran dan jiwa manusia. Sehingga dengan Alquran dapat memotivasi pegawai untuk bisa bekerja lebih keras dan lebih baik dalam melayani masyarakat.
Alquran, menurut Dirjen memiliki nilai seni yang agung. Dengan demikian siapa yang membaca Alquran akan terhindar dari kegersangan jiwa. "Orang yang tidak memiliki seni, jiwanya gersang, Jiwa yang gersang tidak khusu` ibadahnya," kata Nasaruddin.
Menurut dia, dengan pengamalan dan penghayatan Alquran oleh pegawai negeri dapat menjauhkan dari perilaku tidak terpuji termasuk korupsi. "Kami juga berharap MTQ sebagai perekat lembaga Korpri," katanya.
Ketua Panitia MTQ Korpri I, Fudholy mengatakan, MTQ ini diselenggarakan terkait dengan HUT Korpri ke 39, bertujuan mempererat silaturahmi antar anggota Korpri pada kementerian, lembaga pemerintah non kementerian atau BUMN (Badan Usaha Milik Negara).
Ditambahkan, pada MTQ tahun ini lomba dititikberatkan pada, fasohah (kefasihan), tajwid, nagham (keindahan suara) dan adab tilawah. "Untuk dewan hakim atau juri diambil dari tim independen di luar Kementerian Agama RI," kata Fudholy. (dpg/nam)
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua