Mufti Mesir: Tak Ada Perbedaan Antara Ahli Fikih dan Ahli Hadits
NU Online · Kamis, 17 Juli 2008 | 02:55 WIB
Mufti Agung Mesir Syaikh Ali Gom’ah mengatakan bahwa sejarah Islam tidak mengenal pemilahan antara terma Ahli Fikih (Ahl al-Ra’y) dan Ahli Hadits. Kedua-duanya adalah satu kesatuan yang silih bertautan dan melengkapi.
”Sangat tidak benar jika kita mengatakan adanya ’gap’ antara Ahli Hadits dan Ahli Fikih, dengan dalih Ahli Hadits lebih bersandar pada pemahaman nash keagamaan secara tekstual, sementara Ahli Fikih lebih substansial,” demikian tegas Syaikh Ali Gum’ah saat memberikan ceramah ilmiahnya pada Perkemahan Pemuda Muslim Sedunia yang diadakan oleh Kementrian Wakaf Mesir di Alexandria, Senin (14/7) kemarin.<>
Hemat Gum’ah, ulama fikih adalah ulama hadis sekaligus, pun sebaliknya. ”Imam Syafi’i adalah ulama fikih dan ulama hadits sekaligus, begitu juga Imam Abu Hanifah, Imam Malik, dan Imam Ibnu Hanbal. Mereka semua tidak membedakan antara fikih dan hadits. Fikih harus bersandar pada hadits, begitu juga sebaliknya.”
Gum’ah juga menambahkan, kesalahan anggapan dan kerancuan pemahaman keislaman yang kerap muncul justru terjadi karena pemahaman umat Muslim sendiri atas tsaqafah, tradisi, dan sejarah Islam yang hanya separuh-separuh, tidak integral (syamil). Hal ini juga yang menjadi titik simpul perpecahan dan keterpurukan umat Islam selama ini.
”Hadits-hadits harus dipahami dengan metode riwayah (analisa sanad/matarantai hadits) dan dirayah (analisa matan/redaksi hadits) sekaligus, agar dapat menghasilkan pemahaman yang utuh dan baik,” tambah Gum’ah. (iol/atj)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua