56 anggota Front Pembela Islam (FPI) ditangkap polisi setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus tragedi Monumen Nasional (Monas) di Jakarta, Ahad (1/6) lalu. Namun, di antara ke-56 orang itu, tidak terlihat Panglima Komando Laskar Islam (KLI), Munarman. Keberadaanya masih misterius sejak Selasa (3/6) kemarin.
Di dalam tiga mobil tahanan polisi yang membawa semua tersangka di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (4/6), tak tampak Munarman yang merupakan aktor insiden Monas situ. Ia 'menghilang' setelah jumpa pers pada Selasa (3/6) seputar klarifikasi aksi pencekikan yang dilakukannya di rusuh Monas.<>
"Saya kontak terakhir pukul 03.00 WIB. Teleponnya tidak diangkat. SMS (pesan singkat) saya masuk, tetapi tidak dibalas Munarman," kata Kuasa Hukum FPI, Achmad Michdan.
Michdan mengimbau agar Munarman segera berkoordinasi dengan kuasa hukum FPI untuk menyelesaikan masalah yang melilitnya. "Kita memang agak kesulitan menemuinya. Kita tidak tahu dia di mana. Teman-teman dan tokoh-tokoh menganjurkan Munarman menyikapi masalah ini supaya clear (jelas)," ujarnya.
Munarman dikabarkan sengaja disembunyikan oleh Tim Pembela Muslim (TPM). Namun, tuduhan itu langsung ditepis Mahendradatta, salah satu anggota TPM. Beredar kabar juga Munarman disembunyikan pemimpin Pondok Pesantren At-Taibin Bogor, Anton Medan. Namun Anton saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu.
Munarman telah masuk dalam target daftar pencarian orang (DPO) kasus rusuh Monas. "Polda telah mengidentifikasi 20 orang yang melakukan pemukulan. 20 Orang itu masuk dalam target DPO, termasuk Munarman," kata Kepala Divisi Humas Markas Besar Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira dalam jumpa pers di Jakarta.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman menyatakan, pihaknya memberi waktu kepada pelaku kerusuhan Monas untuk menyerahkan diri pada Selasa (3/6) malam. Salah satu dari tersangka itu adalah Munarman. (dtc/rif)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua