Musim Haji, Warga Saudi Terbang ke Luar Negeri
NU Online · Kamis, 19 November 2009 | 06:32 WIB
Pada musim haji 1430 H ini dilaporkan banyak warga Saudi Arabia yang malah terbang ke luar negeri. Arab News, Kamis (19/11) melaporkan, warga Arab banyak yang memilih untuk bepergian ke luar negeri selama liburan haji karena takut potensi wabah H1N1.
Saad Al-Qurashi, ketua Komisi Haji dan Umrah Mekah menyatakan, tahun ini jamaah haji domestik Arab saudi mengalami penurunan tajam. Diperkirakan hinga mencapai 70 persen.<>
"Akan ada penurunan 70 persen lebih sedikit jemaah haji domestik tahun ini dibandingkan tahun lalu," kata Al-Qurashi.
Hari ini sekitar 68.000 tasrih haji telah dikeluarkan untuk jemaah haji setempat, termasuk para pekerja dan jemaah yang datang dari negara-negara tetangga. Al-Qurashi menambahkan bahwa visa 1,7 juta haji juga telah dikeluarkan untuk jemaah manca negara.
Seluruh sektor haji dan umrah tahun ini mengalami kerugian finansial berat yang diperkirakan mencapai ratusan juta Riyal. Akibatnya, hanya penyelenggara haji mengobral harga.
Penurunan tajam juga diperkirakan karena masyarakat memilih untuk bepergian ke luar negeri selama liburan haji dan takut potensi wabah H1N1. Padahal Departemen Kesehatan Saudi telah mengeluarkan jaminan keamanan serta menyediakan vaksin gratis. (nur)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua