Nasution, Jenderal Sederhana dan Rajin Sholat
NU Online · Kamis, 3 Desember 2009 | 10:05 WIB
Jenderal Besar Abdul Haris Nasution adalah seorang pejuang dan petinggi tentara yang menjalani kehidupan dengan sederhana dan religius. Meski telah menjadi seorang Jenderal, namun Nasution selalu melaksanakan Sholat lima waktu tepat pada awal waktu.
Kendati sedang menjalani rapat dengan Presiden Soekarno selaku Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia, namun jika telah tiba waktu sholat wajib, Abdul Haris Nasution selalu minta ijin undur diri untuk mendirikan sholat terlebih dahulu.<>
Demikian dinyatakan oleh Saleh As'ad Jamhari, sejarawan Tentara nasional Indonesia dalam ceramahnya pada acara peringatan Satu Tahun Museum Jenderal Besar Nasution di Jalan Teuku umar No. 40 Jakarta, Kamis (3/12) siang. Menurut Saleh, kisah religius nasution ini diceritakan oleh hampir semua orang yang pernah mengenalnya.
"Bahkan ada anekdot yang beredar di kalangan prajurit TNI bahwa Nasution pernah melaksanakan sholat di atas kapal perang dengan menghadap ke beberapa arah karena mengikuti arah kapal berlayar," tutur Shaleh As'ad.
Dalam penuturan Shaleh, Nasution merupakan sosok yang selama ini dikenal tentara dan politisi, namun sebenarnya nasution juga merupakan sosok tokoh pemikir.
"Hal ini dibuktikan dengan adanya gagasan pemodernan angkatan perang dan berbagai masukan kepada Presiden Soekarno untuk mensikapi berbagai pemberontakan yang pernah dialami oleh pemerintah republik di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno," tandas Shaleh. (min)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua