NU Dinilai Sukses Kembangkan Dialog
NU Online · Sabtu, 19 Desember 2009 | 07:43 WIB
Sekretaris Jenderal The World Forum for Proximity of Islamic Schools of Thought Iran Ayatullah Muhamamad Ali Tashkiri menyampaikan terimakasih kepada Nahdlatul Ulama (NU) yang bersedia menjadi tuan rumah Konferensi Persaudaraan Muslim Dunia. NU dinilai sebagai organisasi yang telah berhasil mengembangkan dialog diantara kelompk Muslim dunia.
“Terimakasih terutama kepada Syekh Hasyim Muzadi, ketua umum NU yang menjadi organisasi Muslim terbesar di dunia. NU telah mengembangkan dialog-dialog lintas kelompok Muslim,” katanya dalam pembukaan Konferensi Persaudaraan Muslim Dunia di Jakarta, Sabtu (19/12).<>
Dikatakan pemimpin dialog antar madzab di Iran itu, dalam Islam terdapat berbagai kelompok, aliran atau madzab yang berbeda. Namun Islam adalah agama yang menghendaki dialog.
“Perbedaan di kalangan umat Islam luas sekali. Islam memang memberikan kebebasan dalam berijtihad karenanya saya percaya bahwa Islam menghendaki dialog-dialog ilmiah. Al-Qur’an sendiri adalah kitab dialog,” katanya.
Ali Tashkiri mengatakan, salah satu ulama yang disegani oleh kelompok Muslim Syiah, At-Thusi, bakan menuliskan buku khusus tentang perbedaan pendapat di kalangan umat Islam.
Ia berharap konferensi yang sedang berlangsung dapat menyumbangkan berbagai pokok pikiran untuk mempersatukan berbagai kelompok Muslim yang ada di dunia. Persatuan, katanya, akan mengarahkan umat Muslim pada tujuan bersama.
“Tugas ulama dalam menyampaikan ajaran tentang persatuan dan solidaritas. Solidaritas akan menyebabkan umat Islam sukses dalam mencapai kepentingan bersama,” demikian Ayatullah Ali Tashkiri. (nam)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua