NU Jatim Tingkatkan Intensitas Dakwah Hadapi Ahmadiyah
NU Online · Selasa, 1 Maret 2011 | 09:14 WIB
Ketua PWNU Jawa Timur KH Mutawakkil Alallah menyatakan akan meningkatkan intensitas dakwahnya dalam menghadapi Ahmadiyah, terutama masyarakat awam yang selama ini ikut-ikutan pada aliran ini.
“Kita memang menyadari yang menjadi korban adalah masyarakat awam, kita harus lebih meningkatkan intensitas dalam berdakwah, mereka adalah korban, penyebarnya yang harus ditindak,” katanya, Selasa (1/3)<>
Sementara itu bagi warga NU, Mutawakkil menegaskan agar mematuhi hukum yang ada, jangan sampai melakukan penyerangan atau tindakan anarkis lainnya, meskipun merasa adanya penodaan agama.
Pemerintah Jawa Timur, Senin kemarin melakukan pelarangan terhadap aktifitas dan gerakan Ahmadiyah, tetapi Mutawakkil menegaskan, SK gubernur ini tidak melarang pelaksanaan ibadah Ahmadiyah, tetapi pelarangan terhadap gerakannya.
“Tinggal nanti kita akan melihat implementasinya, tentunya melibatkan aparat keamanan, dimana disitu ada kegiatan Ahmadiyah harus ditutup,” imbuhnya.
Ia berharap Ahmadiyah mau mempertegas posisinya sebagai agama baru, entah dengan nama apa, agama Ahmadiyah, agama Ghulam atau lainnya, tetapi yang jelas tidak menempatkan diri dalam posisi sebagai bagian dari Islam. (mkf)
Terpopuler
1
PBNU Putuskan Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Tambakberas Jombang, 27-31 Agustus 2026
2
PBNU Rampungkan Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Lirboyo dan Jakarta Jadi Opsi Terkuat
3
Penentuan Lokasi Muktamar Ke-35 NU Ditunda, Paling Lambat Besok Pagi
4
PBNU Sebut Pengalaman Tambakberas Jombang Jadi Modal Utama Selenggarakan Muktamar Ke-35 NU
5
Pesan Rais Aam PBNU kepada Pengurus 25 Hari Jelang Muktamar Ke-35 NU
6
PBNU Berikan Pertimbangan Khusus bagi PWNU dan PCNU se-Papua untuk Ikuti Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua