NU Jepang Siapkan Pelatihan Aplikasi Kitab Kuning Digital
NU Online Ā· Jumat, 15 Februari 2008 | 00:01 WIB
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang atau PCINU Japan periode 2007-2008 segera berakhir pada 17 Februari mendatang. Namun, proses pergantian pengurus untuk periode berikutnya tidak menyebabkan kinerja kepengurusan terhenti.
Tak peduli siapa yang bakal memimpin wadah warga NU di negeri Sakura itu nanti, yang penting bisa menjalankan amanat organisasi. Sejumlah program telah disiapkan, di antaranya, pelatihan komputer dan aplikasi perangkat lunak (software) kitab kuning digital Makatabah Syamelah untuk pondok pesantren di Tanah Air.<>
Ketua PCINU Japan, Luchman Hakim, mengatakan, pihaknya telah menyediakan dana sebesar 17.000 Yen untuk pelatihan tersebut. Dana hasil sumbangan dari warga Nahdliyin (sebutan untuk warga NU) di Oita itu, seluruhnya akan dipergunakan untuk kepentingan pelatihan.
Ia juga mengungkapkan, pihaknya telah membeli perangkat lunak Muhaddith. Perangkat lunak tersebut telah dikirim ke Indonesia agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya oleh Pengurus Wilayah NU Jawa Timur.
Luchman berpesan kepada kepengurusan selanjutnya agar tetap menjaga jalinan silaturrahim warga NU di Jepang. Selain itu, perlu peningkatan komunikasi dengan Pengurus Besar NU di Jakarta.
āOptimalisasi teknologi informasi perlu diberdayakan. Salah satunya dengan cara penyebaran informasi secara terpusat dari PBNU, PCINU Japan kepada warga NU yang berada dalam berbagai komunitas Islam di Jepang,ā ungkapnya. (rif)
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Andy Burnham Resmi Dilantik Jadi Perdana Menteri Inggris, Gantikan Keir Starmer
Terkini
Lihat Semua