NU Tampilkan Defile Seni Tradisi dari 33 Propinsi
NU Online · Selasa, 12 Juli 2011 | 23:06 WIB
Jakarta, NU Online
Menyambut Harlah ke 85, NU akan menggelar berbagai pertunjukan seni tradisi dan atribut kebudayaan daerah dari 33 propinsi. Acara dilangsungkan di Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 17 Juli mendatang.
Gelaran acara dipusatkan di panggung dan lintasan defile. Di panggung, menampilkan pembacaan puisi. Diantaranya akan tampil Habib Anis Soleh Bahasin, dimusikalisasi group musik Sampak Gusuran. Group seni tradisi asal Pati ini pernah menyabet penghargaan dari Eropa.<>
Kemudian menampilkan gambus group Debu, tarian sufi Rabbani yang akan diringi orkestra simponi religi. Sementara di lintasan defile, menampilkan pawai budaya Nusantara dari 33 propinsi secara bergiliran.
Misalnya Genjring Burok, seni tradisi dari Jawa Barat. Dol, tambur besar, ornamen pada upacara Tabot, Bengkulu. Patung Mbis dari Papua. Gendang Balek dari Nusa Tenggara Barat. Penampilan hadrah massal dari Gresik. Selain itu, pagelaran barongsai dan atraksi Banser.
“NU akan perkuat kultur dan tradisi. Tujuannya adalah menyapa dan mempererat antara Islam dan seni tradisi di berbagai daerah,” jelas Al-Zastrouw, salah seorang panitia Harlah, Gedung PBNU Jakarta, Selasa (12/7).
Dalam Peringatan harlah NU kali ini, NU bertekad menjadi perajut keutuhan bangsa, memelihara dan mengayomi seni tradisi. Juga menjaga keragaman religiusitas Nusantara.
Redaktur : Syaifullah Amin
Pengirim : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua