Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa, Jumat, memastikan bahwa Presiden Amerika Serikat, Barack Obama akan berkunjung ke Indonesia pada November 2010.
"Tidak ada perubahan jadwal mengenai lawatan Obama ke Indonesia. Pemerintah AS masih merencanakan agenda tersebut pada November 2010," ujar Marty di Jakarta, Jum'at (22/10).&<>lt;br />
Menurutnya, pengunduran rencana Obama untuk datang ke Indonesia adalah karena jadwal kerja Obama yang padat.
"Pada November pun, jadwal Obama masih harus disesuikan dengan rencana kunjungannya ke pertemuan G 20 di Seoul dan pertemuan APEC di Yokohama, serta harus menyesuaikan juga dengan rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," kata Marty.
Marty menjelaskan, kunjungan tersebut juga amat penting bagi Indonesia dan AS demi keterbukaan hubungan kedua negara, kerja sama yang saling menguntungkan dan membangun kepercayaan antar kedua negara secara lebih luas lagi.
"Sejauh ini persiapan menyambut kedatangan Presiden Obama telah dilaksanakan dengan baik. Kunjungan tersebut tinggal menyesuaikan dengan jadwal Presiden Obama dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," ujar Marty.
Pada Maret 2010, Obama mengurungkan kunjungannya ke Indonesia akibat keluhan dari kalangan DPR AS asal Demokrat mengenai pemungutan suara soal layanan kesehatan yang dipercepat.
Sementara pada Juni, Obama mengundurkan waktu kedatangan akibat tumpahan minyak di Teluk Meksiko.
"Kami belum dapat memastikan tanggal kedatangan Obama di bulan November, namun tanggal 9 dan 10 November dapat menjadi hari yang tepat antara agenda Presiden Obama dengan Presiden Indonesia," kata Marty.
Dia menambahkan, Obama tidak akan berkunjung ke Papua. (ant/sam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua