Surabaya, NU Online
Tokoh senior Nahdlatul Ulama KH Yusuf Hasyim (Pak Ud) meminta Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk menon-aktifkan mantan Menteri Agama Prof KH Said Agil Husein Al-Munawar dari jabatan sebagai Rois Syuriah PBNU.
"Untuk menjaga nama baik dan wibawa PBNU, saya sarankan PBNU sebaiknya menon-aktifkan beliau dari jabatan di PBNU jika memang sudah ada penetapan status tersangka," kata putra pendiri NU KH Hasyim Asy’ari di Surabaya, Senin.
<>Ia mengemukakan hal itu menanggapi penetapan mantan Menteri Agama Said Agil Husein Al Munawar sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana penyelenggaraan haji tahun 2003-2004 pada 16 Juni lalu. Sebelumnya, mantan Dirjen Bimmas Islam dan Penyelenggaraan Haji (BPIH) Departemen Agama Taufik Kamil juga menjadi tersangka.
Menurut Pak Ud, PBNU juga harus memberhentikan Said Agil Husein Al Munawar jika sudah divonis bersalah oleh pengadilan, sehingga PBNU akan dipandang masyarakat cukup "bersih" dari macam-macam hal seperti korupsi. "Apalagi, PBNU tergolong sangat gencar memerangi tindak korupsi bersama Muhammadiyah," katannya.(ant/mkf)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua