Jakarta, NU Online
Panitia muktamar nasional NU ke-31 akan memasang spanduk raksasa dengan panjang 6 meter kali 3 meter. Spanduk akan dibentangkan menjulur dari atas lantai 5 depan gedung PBNU hingga menutupi sebagian gedung.
"Pemasangan spanduk ini dimaksudkan untuk mensosialisasikan agenda besar muktamar NU ke 31 di solo Nopember mendatang," ungkap koordinator publikasi panitia muktamar pusat, H. Baidhowi Adnan kepada Nu Online, Rabu (23/9).
<>Dijelaskan, Baidhowi pemasangan spanduk sebetulnya sudah direncanakan setelah digelarnya launching muktamar ke-31 di Hotel Sari Pan Pasific Jakarta (18/07) lalu, namun karena kendala tekhnis pemasangan spanduk reksasa tersebut di tunda. "Insya Allah jum'at besok akan segera terpasang," tegas wakil ketua LTNU ini.
Diharapkan masyarakat mengetahui agenda besar ini, karena situasi setelah pemilu masyarakat cenderung jenuh. Pemasangan spanduk besar ini, lanjut mantan wartawan Pelita ini untuk kembali mengingatkan bahwa agenda muktamar tersebut tetap berjalan ditengah hingar bingar politik dimana sebagian warga NU disibukan urusan pemilu. "Isi dari spanduk tersebut ucapan selamat dan spanduk tersebut akan permanen terpasang hingga selesai muktamar," paparnya.
Sementara itu kepanitian muktamar telah berbenah mempersiapkan segala kebutuhan, baik di tim kesekretariatan yang mempersiapkan segala kebutuhan logisitk muktamar maupun tim kepanitiann lainnya. Masing-masing sub kepanitian tersebut terus melakukan rangkaian kegiatan pra muktamar yang sudah diagendakan. Tim Medis misalnya telah beberapa kali menggelar acara dialog kesehatan.
Lima hari yang lalu, tepatnya Jum'at (18/9) tim taushiyah juga telah menggelar rapat gabungan yang di pimpin Fajrul Falah selaku koordinator. Hadir juga MM.Billah, KH. Sholahudin Wahid, KH. Nadjid Muchtar, Masykuri Abdillah, Abdul Mun'im Dz, Ahabani (direktur Tri Megah Sekuritas), dan seluruh pimpinan Badan otonom. Lembaga dan Lajnah. Rapat tersebut membahas masukan dan rumusan rekomendasi tasuhiyah dari masing-masing peserta. (cih)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua