Warga Nahdliyin di Kerajaan Inggris yang tergabung dalam Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Nahdlatul Ulama United Kingdom (UK) mengelar acara pertemuan silaturahim dan sekaligus perkenalan dengan terbentuknya Muslimah NU UK bertempat di Indonesia Islamic Centre (IIC) Colindel, London, Ahad (20/6).
Silaturrahim ini dihadiri warga Nahdliyin yang datang dari seluruh Inggris seperti Newcastle, Nottingham, Birmingam, Colchester, Sheffield, Guilford dan London sekitarnya diawali dengan Tahlillan yang dipimpin mantan Ketua PCINU UK Muhammad Faqih dan diikuti oleh seluruh warga Nahdyin Inggris.<>
Tahlilan yang merupakan ciri khas NU itu diawali dengan Sholat Dzuhur berjamaah dan diikuti laporan hasil Muktamar NU ke 32 di Makasar yang disampaikan utusan PCINU UK, Surya Murtiadi dan Hj Afrahul Fadhilah.
Kehadiran mantan Ketua PCINU UK Muhammad Faqih ke Inggris adalah dalam rangka menghadiri presentasi akhir dari mahasiswa yang dibimbingnya di Universitas Newcastle, Inggris.
Acara pertemuan dan silaturahmi warga Nahdyin yang penuh keakraban dan guyonan khas warga Nahdyin itu juga dihadiri Ketua NU UK Hadi Susanto, yang menjadi dosen di Nottingham University serta sesepuh NU UK dan sekaligus Pembina Muslimah NU UK Royandi Abbas.
Surya Murtiadi menyampaikan hasil Mukhtamar NU di Makasar yang diikuti juga oleh berbagai utusan dari pengurus cabang istimewa di luar negeri lainnya seperti Pakistan, Libanon, Saudi Arabia, Malaysia, Jepang, Belanda, Australia termasuk Inggris yang mendapat sambutan dari seluruh peserta. (syf)
Terpopuler
1
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gelar Konfercab X, PCINU Australia-New Zealand Tegaskan Wajah Diaspora NU yang Inklusif dan Bermanfaat
5
Gempa M7,7 di Mindanao Filipina, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua