PCNU Jombang Bantah Dukung Penutupan Praktik Ponari
NU Online Ā· Selasa, 17 Maret 2009 | 04:56 WIB
Terkait berita di sejumlah media setempat yang menyebut Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang mendukung upaya Pemerintah setempat untuk menutup praktik dukun cilik Mohammad Ponari, KH Isrofil Amar, Ketua Tanfidziyah PCNU Jombang memberikan bantahan.
āTidak benar jika dinyatakan bahwa PCNU mendukung upaya Pemda untuk menutup Praktik Ponari,ā katanya dalam Rapat Evaluasi PCNU bersama Lembaga dan Lajnah di kantor PCNU Jombang, Senin malam ( 16/3).<>
Dikatakan, PCNU tetap pada sikap semula, yaitu tidak dalam sikap untuk mendukung dibuka atau ditutup. āPCNU hanya berkewajiban berdakwah dan mendampingi aqidah ummat agar tidak salah memahami Ponari yang hanya sebagai lantaraan saja,ā katanya.
Ketika PCNU didesak Pemda apakah mendukung ditutup atau dibuka, PCNU menyatakan netral saja, karena dibuka ataupun ditutupnya praktek Ponari sepenuhnya diserahkan kepada Pemerintah Daerah.
āNamun intinya Pemda harus berhati- hati dalam mengambil keputusan dan memperhatikan aspirasi yang berkembang di masyarakat,ā kata H Hamid Bishri, Sekretaris PCNU.
Dalam dialog Pemda, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI ) Jombang, bersama masyarakat Kedungsari pada Sabtu (14/3) lalu terungkap bahwa aspirasi masyarakat setempat lebih cenderungĀ setuju untuk membuka kembali praktek Ponari, dengan melibatkan secara maksimalĀ peran masyarakat setempat.
Sebagaimana diketahui, Praktik Ponari kembali dibuka pada Sabtu (14/3),Ā setelah sebelumnya Pemerintah Daerah setempat mengajak berdialog beberapa ormas Islam untuk mengkaji fenomena Ponari, terutama dalam kaca mataĀ agama.
PCNU Jombang sendiri pada 14 Februari 2009 lalu telah menggelar musyawarah khusus yang dihadiri oleh para kiai dari perwakilan kecamatan (Pengurus Majelis Wakil Cabang NU) se-kabupaten Jombang.
Musyawarah memutuskan, antara lain, PCNU Jombang berkewajibanĀ menyampaikan dakwah kepada masyarakat, terutama kepadaĀ pasien Ponari agar merekaĀ tetap beriman kepada Allah SWT, Tuhan yang berkuasa untuk menghidupkan dan mematikan manusia, dan apalagi sekedar menyembuhkan orang sakit.
āSesungguhnya obat, dokter, dukun serta batu gludug tidak lebih hanya sebagai perantara, dengan bukti dan fakta bahwa ternyata tidak semua yang berobat ke dukun Ponari berhasil sembuh,ā demikian seperti diugkapkan Kiai Asrofil. (yus)
Terpopuler
1
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
2
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
3
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
4
Gus Kikin Targetkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031 Rampung dalam 30 Hari
5
Seismik Anak Krakatau Menurun, PVMBG Ingatkan Potensi Letusan Lebih Kuat Masih Terbuka
6
10 Pendapat Al-Albani yang Bertentangan dengan Imam Mazhab dan Mayoritas Ulama Ahlussunnah
Terkini
Lihat Semua