Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kebumen Nahdlatul Ulama prihatin dengan kejahatan dalam rumah tangga (KDRT) yang terus terjadi di mana-mana. Ke depan NU Kebumen akan berpartisipasi aktif mengurangi dan mengadvokasi korban KDRT, yang kebanyakan dialami keluarga miskin dan perempuan.
Demikian salah satu kesimpulan rapat kerja PCNU Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Ahad (19/12). Raker yang berlangsung di Gedung NU jalan Kusuma ini dihadiri Bupati Kebumen, Buyar Winarso.<>
Rekomendasi raker yang dibacakan Ketua Panitia, Salim Wasdi itu menjelaskan keberpihakan NU untuk para korban KDRT. Tapi juga ada pengakuan, selama ini NU Kebumen belum sepenuhnya memikirkan dan merumuskan arah program kerja yang memberikan solusi terhadap persoalan seperti diatas.
"Isu KDRT, belum menjadi pembahasan yang penting oleh jajaran kepengurusan PCNU Kebumen. Sehingga banyak kasus-kasus tersebut kurang mendapatkan penanganan secara maksimal," jelas Salim seperti yang dilaporkan kontributor NU Online, Humam Rimba Palang.
"Ke depan NU Kebumen tidak hnya mengutuk tindakan kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan terhadap anak, tapi juga akan advokasi lewat pendidikan dan lain-lain," tambahnya.
PCNU Kebumen juga menyerukan penanganan konflik harus dilakukan secara damai, tanpa kekerasan, manusiawi dan sesuai dengan nilai-nilai agama.
Sementara itu, Ketua PCNU Kebumen KH Masykur Rozak melontarkan ide STAINU yang dimiliki NU Kebumen bisa bermetamorfosa jadi universitas. "Biar bisa leluasa dan bersaing," alasannya.
Lembaga Pendidikan Maarif NU Kebumen terus meningkatkan pelayanan di bidang pendidikan. Kini Maarif memiliki madrasah-madrasah dari mulai madrasa ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah, madrasah aliyah, hingga perguruan tinggi. (hh)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua