Selan program ”Ngaji Kitab Bersama Kiai”, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga mengadakan kembali pengajian ”Online” Ramadhan dengan fasilitas telekonferensi yang akan dimulai Jum’at (5/9) besok. Pengajian ini diasuh oleh KH Arwani Faisal, wakil ketua Lembaga Bahtsul Masa’il PBNU.
Para peserta pengajian dari mana saja bisa bergabung di akun pbnu_online@yahoo.com dan akan ada dialog interaktif. Para peserta bisa menyampaikan tanggapan, berbagi pengalaman, atau mengajukan pertanyaan usai pembacaan kitab.<>
Beberapa kitab karya ulama Nusantara akan menjadi rujukan antara lain Kasyifatus Saja dan Nihayatuz Zain karya Imam Nawawi Banten, Mauhibah dzil Fadhl karya Syeikh Mahfudz Termas, Sirajut Thalibin dan Manahijul Imdad karya Syeikh Ihsan Jampes Kediri, dan Tafsir Imam Nawawi karya Imam Nawawi Banten.
”Tidak menutup kemungkinan beberapa pertanyaan akan dicarikan jawabannya dari kita lainnya yang selama ini dikaji di pondok pesantren. Namun kitab yang dibaca dia wal pengajian tetap karya ulama Nusantara untuk mengenalkan dan mengingatkan kepada umat Islam bahwa banyak ulama kita yang berkaliber dunia,” kata Kiai Arwani di ruang redaksi NU Online, Jakarta, Rabu (3/9) malam.
Pengajian akan diadakan setiap Jum’at dan Selasa pukul 16.00 WIB. Beberapa tema penting yang akan dikaji antara lain, tantangan puasa di metropolitan, tradisi i’tikaf di kota-kota besar, digitalisasi Al-Qur’an dan dampak sosialnya, ziarah kubur, kehidupan isyraf dengan berbelanja habis-habisan di bulan Ramadhan, zakat harta (maal), zakat fitrah dan berbagai fasilitas pembayaran zakat masa kini. (nam)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
Terkini
Lihat Semua