Sekelompok pengusaha dan intelektual Mesir membuat pernyataan, dengan tuntutan agar pihak militer menjamin keamanan dan keselamatan para pemuda Mesir yang menggabungkan dirinya dalam aksi demonstrasi damai di Bundaran Tahrir, maupun yang di ruas-ruas jalan lainnya di seluruh Mesir.
Dalam pernyataannya, mereka berharap agar pemuda-pemuda mendapatkan perlindungan militer dari usaha-usaha penganiayaan, pelanggaran HAM, dan kemungkinan adanya tuntutan yang mengada-ada dari pihak yang mencoba mencari keuntungan.<>
Dalam koran harian Shorouq, mereka menyatakan, "Tak akan ada kekerasan yang terjadi di jalanan Mesir, melainkan hanya ketegangan politik dan usaha penyumbatan terhadap upaya-upaya meringankan krisis”
Para intelektual dan pengusaha tersebut menyatukan suara dan meminta institusi militer Mesir agar dapat membantu Mesir dan segenap rakyatnya keluar dari krisis.
Para intelektual dan pengusaha yang turut menandatanganinya adalah Dr Ahmed Abou el-Kamal Magd, M. Naguib Sawiris, Dr Nabil Arab, Prof Salama Ahmed Salama, M. Ibrahim al-Moallem Dr Wahid Abdel Meguid, Prof Abdul Aziz al-Shafei, Dr Amr Hamzawy, Dr Amr al-Soubqy, Prof Jamil Matar, Mahmoud Fahmi. (mad)
Terpopuler
1
Pengakuan Korban Pelecehan Gus Idris, Berkedok Syuting Konten Sumpah Pocong
2
6 Puasa yang Boleh Dilakukan Setelah Nisfu Sya'ban
3
Kasus Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Kemiskinan Jadi Faktor Risiko, Negara Diminta Hadir
4
Khutbah Jumat: Waspada terhadap Istidraj, Hidup terasa Mudah tapi Hati Semakin Jauh
5
Khutbah Jumat: Menyambut Ramadhan dengan Saling Memaafkan
6
Khutbah Jumat: Mempererat Tali Persaudaraan Menjelang Bulan Ramadhan
Terkini
Lihat Semua