Kaum perempuan yang sering dianggap sebagai kaum lemah memiliki peran sangat strategis dalam membawa perubahan kehidupan, termasuk kehidupan beragama.
Demikian dikatakan Gubernur Jateng Bibit Waluyo dalam sambutan yang dibacakan Kepala Biro Kesra Edy Sutanto dalam acara Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Pengurus Muslimat NU Jateng di Aula Gedung Pusat Pendidikan dan Latihan Badan Kredit Kecamatan (BKK) Jateng Jl Supriyadi, Semarang, 29-30 November kemarin.<>
Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengaharapkan agar peran dan partisipasi perempuan lebih ditingkatkan.
“Di tengah kesibukannya sehari-hari, kaum perempuan jangan sampai lupa terhadap aktivitas berdakwah sebagai upaya mewujudkan kaum perempuan yang sadar beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” katanya.
Menurut gubernur, peran serta masyarakat dalam kehidupan sosial keagamaan dan dakwah, akan terwujud jika kaum perempuan aktif dalam kegiatan dakwah dan pelayanan masyarakat di segala bidang.
Ketua panitia Musykerwil NU Jateng Noor Maziyah Harun mengatakan, Rakerwil kali ini bertujuan memonitoring dan evaluasi terhadap program kerja.
Acara musykerwil NU Jateng dibuka oleh Kepala Biro Kesra Jateng Edy Sutanto yang mewakili Gubernur Bibit Waluyo. Wakil Ketua PWNU Jateng Dr H Abu Hapsin MA pada kesempatan itu memberikan taushiyah kepada para peserta Rakerwil. (ros)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
6
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua