Bandung, NU Online
Personil TNI siap dikirim ke Lebanon untuk melerai keserakahan Israel. Sementara pemerintah sampai sekarang masih menunggu keputusan PBB mengenai pengiriman pasukan pemelihara perdamaian PBB ke Lebanon, para personel TNI itu terus berlatih.
Juru Bicara Kepresidenan, Andi Malarangeng mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengirimkan surat resmi kepada PBB untuk mengeluarkan Resolusi Dewan Keamanan mengenai pengiriman pasukan perdamaian ke Lebanon.
"Surat yang sama juga telah dikirimkan oleh Pemerintah Indonesia kepada Organisasi Konferensi Islam (OKI)," kata Andi Malarangeng di Bandung, Kamis (10/8).
Dikatakannya, kendaraan lapis baja yang akan turut dikirimkan ke Lebanon sudah dicat dan diberi logo PBB sebagai bentuk persiapan jika keluar keputusan dari Dewan Keamanan PBB soal pengiriman pasukan penjaga perdamaian ke Lebanon.
Personil TNI yang akan dikirimkan ke Lebanon itu sendiri terdiri dari tiga kompi Kostrad, satu kompi Marinir dan empat regu dari TNI AU. Mereka akan dikirim ke Lebanon segera setelah PBB memutuskan pengiriman pasukan penjaga perdamaian PBB ke negara itu.
Dikatakannya, personil TNI yang akan dikirim ke Lebanon tersebut merupakan prajurit profesional dengan tugas menjaga perdamaian di negara itu.
Keputusan untuk mengirimkan prajurit profesional tersebut sudah merupakan tekad dan komitmen Pemerintah Indonesia untuk turut memelihara keamanan dan perdamaian dunia, khususnya di Lebanon. (lam/ant)
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
3
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
4
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
5
Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama
6
Di KTT BRICS, Prabowo Dorong Global South Bersatu
Terkini
Lihat Semua