Pesantren Al-Mizan Gelar Tandur Berjama'ah
NU Online · Rabu, 7 Desember 2011 | 05:10 WIB
Majalengka, NU Online
Yayasan Al-Mizan Langensari menggelar tandur berjama'ah yang melibatkan sekira 700 orang siswa atau santri yang berada di lembaga-lembaga pendidikan Al-Mizan, Senin (5/11).
Tandur berjama'ah dilakukan siswa atau santri di semua tingkatan pendidikan yang ada di pesantren. Dari mulai TK, MI, SMA, dan guru-gurunya turut tandur semua.
<>Di areal tanah milik 15 hektar ini para santriAl-Mizan dikenalkan dan diajarkan langsung tentang bagaiamana cara bertanam padi yang baik, peduli pada pertanian dan lingkungan. Serta betapa pentingnya meghargai dan berpihak kepada para petani.
Menurut Ketua Yayasan Al-Mizan Langensari, M Zaenal Muhyidin, yang memimpin langsung tandur berjama'ah mengatakan, “selama ini mereka hanya tau dunia tani dari ruang belajar di kelas, dan itu hanya teori. Nah, sekarang mereka harus mempraktekkanya di sawah bagaimana cara bertanam padi, memelihara sampai memanennya nanti.”
Program tandur massal, lanjut Zaenal, selain merupakan program tahunan Al-Mizan di mana setiap musim hujan atau musim tanam tiba juga sebagai implementasi dari program Al-Mizan sebagai lembaga yang konsen pada pertanian dan lingkungan hidup.
“Beginilah cara Al-Mizan peduli pada pertanian dan lingkungan hidup. Insya Allah setelah kegiatan ini nanti akan dilaksanakan Training Persemaian Bibit Pohon Penghijauan, Training Pengolahan Sampah mejadi Kompos, dan Penanaman 1000 Pohon Penghijauan,” pungkasnya.
Redaktur: Hamzah Sahal
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
4
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
5
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
6
Bahas Konflik Iran, Ketum PBNU Lanjutkan Safari Diplomatik ke Dubes China
Terkini
Lihat Semua