Pesantren Babakan Ciwaringin Luncurkan 'Mushaf Babakan'
NU Online Ā· Ahad, 19 Desember 2010 | 08:11 WIB
Dalam rangka membumikan serta menjaga ajaran, nilai-nilai, sekaligus memasyarakatkan Al-Qur'an di masyarakat, Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon, yang diprakarsai oleh Yayasan al-Biruni bekerjasama dengan MHS (Madrasah al-Hikamus Salafiyah), BISMIKA, dan KSS (Komunitas Seniman Santri) meluncurkan manuskrip mushaf Al-Qur'an yang ditulis oleh santri, alumni dan masyarakat Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Sabtu (18/12).
Penulisan manuskrip ini merupakanĀ bagian dari mushaf-mushaf yang pernah ditulis sebelumnya, seperti Mushaf Istiqlal (1991) memperingatan 50 tahun Indonesia (1995), Mushaf Wonosobo (1995), Mushaf Sundawi (1997), Mushaf Hj. Fathimah Soeharto (2000), Mushaf Jakarta (2002), Mushaf Kalimantan Barat (2003), dan Mushaf Banten (2010), namun dengan sedikit perbedaan.
;
Berbeda dengan mushaf-mushaf sebelumnya, mushaf ini ditulis di Babakan oleh keluarga dan Alumni Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon yang memiliki kompetensi dan kreatifitas. Dalam penulisannya, Mushaf Babakan mengacu pada penulisan Mushaf Standar Indonesia dengan menggunakan rassam Ustmani.
Sementara dalam pengambilan design iluminasi, Mushaf Babakan akan mengambil hiasan khas floral, batik dan ornamen yang mencirikan etnik dan budaya di wilayah Cirebon, seperti; ornamen situs bangunan sekitar pesantren, Batik Kebon Gedang, Corak Mega mendung, dan Batik Trusmi.
Perpaduan dari berbagai ragam corak tersebut akan menjadikan satu nilai estetika yang bernilai historical dan etnikal tersendiri. Tehnis penempatan berbagai corak tersebut nanti akan dibagi dalam setiap juz dengan corak tertentu yang berbeda dengan juz lainnya, dan akan disatukan dalam paduan ragam corak dalam satu halaman perwajahan Ummul Mushaf.
Agar menambah nilai berkah dalam penulisan mushaf ini, para penulis, masyayikh dan santri-santri di pondok pesantrenĀ Babakan Ciwaringin, sebelum dan selama masa penulisan akan melakuakan doa bersama, berziarah ke makam para wali, ulama dan kiai.
Menurut KH Affandi Mochtar, pemrakarsa juga salah satu pengasuh Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, bahwa tujuan penulisan manuskrip ini sebagai khidmah atas kemuliaan, keagungan, keistimewaan, dan kesucian al-Qurāan. Tujuannya agar masyarakat semakin tekun, rajin, dan bersemangat mempelajari al-Quran dari berbagai aspeknya.
Di samping itu, karena ia ditulis oleh alumni, santri, dan masyarakat Babakan, penulisan manuskrip Mushaf Babakan ini merupakan bagian dari khidmah terhadap kebesaran dan kejayaan pondok pesantren Babakan Ciwaringin yang sudah sekian abad mengabdi pada masyarakat, bangsa dan negara.Ā
Penulisan Manuskrip Mushaf Babakan ini (masternya berukuran 65 x 85 cm) akan dimulai pada bulan Muharram 1432 H yang bertepatan pada bulan Desember 2010, dan insya Allah akan memakan waktu sedikitnya tiga tahun. Selanjutnya nanti akan dicetak dan diedarkan dengan berbagai ukuran sesuai kebutuhan untuk kalangan santri, penghafal dan masyarakat luas.Ā
Ketua pelaksana program ini, Saādullah Affandi mengatakan, Mushaf Babakan ini akan menjadi bagian dari sumbangan Indonesia kepada Dunia.
"Sengaja momentum kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati tahun baru hijriyyah dan pembukaan tahun baru masehi. Dengan peluncuran penulisan manuskrip al-Quran ini, diharapkan pada pembukaan tahun ini akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya sesuai ajaran dan niali-nilai yang diajarkan Al-Qur'an," katanya. (mal)
Terpopuler
1
Tolak MBG, Siswa SMK NU di Kudus Surati Presiden Prabowo Minta Anggaran Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru
2
Pleno PP Fatayat NU Tetapkan Dewi Winarti sebagai Plt Ketua Umum
3
Muktamar NU 2026: Antara Idealisme dan Pragmatisme PolitikĀ
4
Korban Meninggal di Lebanon Akibat Serangan Israel Tembus 1.368 Orang
5
Iran Izinkan 15 Kapal Lintasi Selat Hormuz, Bagaimana dengan Kapal Pertamina?
6
Kepala Intelijen Pasukan Garda Revolusi Iran Majid Khademi Gugur
Terkini
Lihat Semua