Pondok pesantren sebagai bagian dari lembaga pendidikan yang ada di Indonesia seharusnya juga mendapatkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan fasilitas-fasilitas pendidikan lainnya yang diprogramkan pemerintah. Perlakukan diskriminatif terhadap pesantren harus segera diakhiri.
Demikian dikatakan pengamat sosial Enceng Shobirin Najd dalam diskusi terbatas di kantor redaksi NU Online, Rabu (20/5). Hadir mantan ketua umum assosoasi pesantren atau Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) KH Aziz Masyhuri, Wakil Katib Syuriyah PBNU KH Sadid Jauhari, dan anggota Komnas HAM Ahmad Baso.<>
Menurut Enceng, dana bantuan operasional pendidikan lebih baik diberikan kepada murid atau anak didik, atau anak bangsa yang berhak menerima fasilitas pendidikan dari negara, bukan kepada sekolah. Jika dana operasional diberikan kepada sekolah maka sampai kapan pun pesantren tidak akan menerima bantuan pendidikan pemerintah selama belum dianggap sebagai lembaga pendidikan resmi.
”Kalau dana BOS diberikan kepada sekolah maka yang menerima itu hanyalah sekolah-sekolah Muhammadiyah, Katholik atau sekolah-sekolah resmi lainnya dengan standar pemerintah,” katanya.
Lebih dari itu, kata mantan peneliti LP3ES ini, kalangan NU harus melakukan upaya-upaya untuk mengangkat posisi pesantren agar setara dengan lembaga pendidikan lain di Indonesia, tidak hanya lembaga di bawah naungan Departemen Agama tetapi juga Departemen Pendidikan Nasional.
KH Aziz Masyhuri dalam kesempatan itu juga mengeluhkan betapa sulitnya madrasah mendapatkan sertifikasi dari Departemen Agama.
”Kalau pesantren mungkin agak wajar. Tapi ini madrasah yang sudah jelas-jelas menerapkan model sekolah seperti yang disarankan pemerintah pun sulit sekali mendapatkan standarisasi,” katanya. (nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
5
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua