Para pendukung Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menyesalkan sikap Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar yang dinilai selalu mengekor ke Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Muhaimin terus ngintil (mengekor; red) SBY. Dia mendukung SBY, seolah SBY adalah ketua Ketua Dewan Syuro," ujar Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB Gus Dur Maman Imanul Haq di Gedung PBNU, Jalan Kramat raya, Jakarta, Ahad (17/5) kemarin.<>
Menurut Maman, dukungan Muhaimin ke SBY menunjukkan PKB Muhaimin tidak memiliki kekuatan apa-apa.
Dalam kesempatan itu PKB pro-Gus Dur mengungkapkan rencana menggelar muktamar terkait merosotnya perolehan suara PKB pada Pemilu 2009.
Gus Dur sendiri mengungkap rencana itu saat memberi keterangan pers di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), di Jakarta, Ahad (17/5).
"Nanti yang kotor-kotor tidak dijadikan pengurus," kata Gus Dur yang didampingi sejumlah pengurus PKB pendukungnya. Namun deklarator PKB itu tidak memberi penjelasan lebih lanjut mengenai rencana muktamar tersebut.
Staf Gus Dur Bambang Susanto mengatakan, dalam rapat gabungan DPP PKB beberapa waktu lalu telah diputuskan muktamar digelar pekan terakhir Juni.
Dalam kesempatan itu Ketua Wilayah PKB Bangka Belitung Fathurrahman mengatakan, muktamar perlu digelar untuk menyelamatkan partai dari kehancuran.
"Teman-teman di daerah semua prihatin. Perolehan suara PKB merosot jauh dari 12 persen (Pemilu 2004) tinggal 4,9 persen. Kami berharap Gus Dur melakukan langkah untuk menyelamatkan partai," katanya.
Sekretaris Dewan Syura PKB Maman Imanul Haq mengakui rencana untuk menggelar muktamar berangkat dari usulan sejumlah DPW PKB.
Menurut dia, muktamar juga dimaksudkan untuk menyikapi keputusan sepihak yang dibuat Ketua Umum Dewan Tanfidz PKB Muhaimin Iskandar terkait dukungan kepada pasangan SBY-Boediono tanpa melibatkan Dewan Syuro. (mkf/nam)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua