Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengajukan nama Muhaimin Iskandar untuk menjadi cawapres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Pemilu Presiden Juli mendatang. Keputusan tersebut merupakan hasil Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) yang digelar di Jakarta, Rabu (6/5).
Pengajuan nama Muhaimin yang juga Ketua Umum PKB disepakati seluruh DPW PKB. Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut amanat para kiai NU dalam pertemuan di Kendal, Jawa Tengah, 30 April lalu.<>
“Pasangan SBY-Muhaimin dinilai merupakan pasangan yang memiliki akseptabilitas tinggi,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hanif Dakhiri, saat membacakan rekomendasi Muspimnas.
Selain mendukung penuh SBY dan mengajukan Muhaimin sebagai calon tunggal dari kader PKB, Muspimnas juga merekomendasikan koalisi kemenangan minimal. PKB menyarankan agar koalisi dibangun sederhana dari partai peserta koalisi yang sekarang ada.
Formatnya adalah koalisi yang kuat dan efektif untuk ke depan. Misal, untuk menguasai kekuatan DPR diperlukan penguasaan yang seperlunya saja, minimal 50 persen plus satu.
“Agar terhindar dari ambisi parpol peserta koalisi. Selain itu, juga agar memberi peluang oposisi untuk memberikan check and balances (kekuatan penyeimbang),” jelasnya.
Hanif mengatakan, hasil rekomendasi tersebut, partai juga memberi mandat penuh kepada Muhaimin untuk ambil sikap dan langkah yang diperlukan, baik untuk Pilpres atau pembentukan koalisi.
Kepada SBY dan peserta koalisi, juga disarankan untuk bangun sekretariat bersama agar menyusun agenda koalisi dan pemenangan Pilpres. Selanjutnya, rekomendasi PKB akan dimasukkan jadi rekomendasi dan diserahkan ke SBY. “Juga akan menjadi bagian dalam kontrak politik,” ujarnya.
Sebelum pembukaan Muspimnas Muhaimin Iskandar sempat mengungkapkan dukungan penuhnya pada SBY. Hal ini berdasar hasil analisis dan aspirasi yang berkembang di jajaran PKB di tingkat bawah.
“Kita hanya memaparkan apa saja yang menjadi pemikiran-pemikiran PKB. SBY sangat didukung rakyat,” kata Muhaimin. (rif)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua