PKB Siapkan Kader Profesional untuk Isi Kabinet SBY
NU Online · Selasa, 14 Juli 2009 | 09:16 WIB
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menyiapkan kadernya yang profesional untuk mengisi kabinet pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono. Kader tersebut dipastikan bekerja secara profesional di bidangnya.
"Kita akan mengatur kader-kader sesuai dengan kapasitas yang kompeten di bidangnya. Artinya, kader partai yang profesional," kata Sekretaris Jenderal DPP PKB, Lukman Edy, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/7).<>
PKB, menurut dia, selain menyodorkan kader profesional juga akan melihat kontrak politik yang pernah dibuat dengan Partai Demokrat. Sehingga dapat diketahui komposisi proporsionalnya. Sedangkan pola rekruitmenya harus melalui persetujuan pengurus lainnya.
"Jadi, tidak ada mekanisme khusus. Proporsional berdasarkan kuantitas dan kualitas. Formasi SBY yang tahu. Terserah SBY, tapi arif dan bijaksana. Di DPP yang menonjol 10 orang," ujar Lukman.
Mengenai berapa nama yang diajukan, Lukman mengaku belum mengajukannya secara formal ke SBY. "Belum ada janji berapa, dan belum ada dapat berapa, begitu diminta, kita ajukan, ada kader banyak, terutama Muhaimin Iskandar (Ketua Umum DPP PKB)," jelas Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal itu.
Sebelumnya, di tempat berbeda, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hilmy Faishal Zaini, mengatakan, tiga sampai empat menteri merupakan sesuatu yang wajar bagi partainya. Sebab, “Kita sejak awal sudah menyatakan koalisi dengan Partai Demokrat. Ini menjadi catatan penting yang layak diperhitungkan untuk dapat jatah menteri,” katanya.
PKB, katanya, telah mempersiapkan kader-kader terbaiknya untuk mengisi sejumlah pos menteri di kabinet SBY-Boediono nantinya. Namun, nama-namanya diserahkan sepenuhnya pada wewenang Ketua Umum, yakni, Muhaimin Iskandar.
Ketika ditanya apakah dari tiga orang jatah menteri tersebut, dirinya termasuk salah seorang di dalamnya, Helmy menolak menjawab. Ia kembali menegaskan, itu semua diserahkan kepada Ketua Umum. “Jika diberi amanah, ya harus siap,” jawabnya sambil tersenyum. (rif)
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
3
Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan ASN Masih Kecil: Kekayaan RI Banyak Lari ke Luar Negeri
4
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
5
Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh 5 Persen Tetapi Kemiskinan dan Penurunan Kelas Menengah Terus Terjadi
6
PBNU Targetkan 61.000 Ranting di Seluruh Indonesia Terhubung Sistem Digdaya NU
Terkini
Lihat Semua