Partai Kebangkitan Nasional Ulama ( PKNU) Cabang Khartoum Sudan akhirnya dideklarasikan Jumat (20/2) lalu dihadiri para pejabat KBRI, pekerja professional, mahasiswa, dan para TKW dan TKI.
Acara yang di laksanakan di tempat terbuka Taman Internasional (Internasional Park) Khartoum itu dimulai dengan Bazar penyajian makanan-makanan dan bermacam-macam produk Indonesia.<>
Ketua Dewan Syuro PKNU Sudan Muhamad Shohib Rifa’i menuturkan, dewan
persahabatan Indonesia Sudan atas saran Duta besar RI juga ikut berpartisipasi menyajikan produk khas Sudan dalam acara deklarasi ini.
Rangkaian serimonial di mulai sejak setelah jamaah shalat maghrib. Deklarasi dibacakan oleh H Subhan Amir dan langsung dibacakan susunan pengurus lengkap dengan devisi-devisi yang dilanjutkan dengan pelantikan oleh KH. Moh. Badrussalam Shof, Mustasyar PKNU. Gus Syukron dilantik sebagai ketua Dewan Tanfidz PKNU Sudan.
Sebelum doa penutupan oleh ketua Dewan Syuro KH Muhammad Shohib Rifa’i, Lc, tampil dalam orasi politik dan selayang pandang PKNU Wakil Ketua Tanfidz Ade Irsal Sufyan, politikus muda putra Garut Jawa Barat.
H Nur Hasan, sekretaris Dewan Syuro berharap para kader NU dapat menggalang suara pada pemilu mendatang. Secara terpisah H Subhan Amir CHAF, salah satu Mustasyar PKNU juga mengharapakan bagi semua pengurus untuk konsisten dan merapatkan barisan demi kesuksesan PKNU pada Pemilu nanti.
“Kami telah merencanakan program kampanye pada bulan Maret secara kontinyu, dengan tetap memperhatikan peraturan-peraturan yang ada apalagi keberadaan kami di luar negeri,” tambah Faiz Mustofa, sekretaris Dewan Tanfidz PKNU Sudan. (nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
5
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
6
Subsidi Haji dari APBN, MUI: Tak Pengaruhi Keabsahan Ibadah
Terkini
Lihat Semua