Polisi Tindak Tegas Ormas Pelaku Razia pada Ramadhan
NU Online · Jumat, 22 Agustus 2008 | 10:58 WIB
Aparat kepolisian akan menindak tegas jika ada organisasi kemasyarakatan (ormas) yang melakukan razia (sweeping) pada Ramadhan. Alasannya, razia dalam bentuk apa pun hanya merupakan kewenangan aparat keamanan.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Irjen Pol Abubakar Nataprawira, di Mabes Polri, Jalan Trunojoya, Jakarta, Jumat (22/8).
/> Abubakar menjelaskan, Indonesia adalah negara hukum. Maka, segala perkara yang berkaitan dengan hukum, harus ditangani aparat hukum. "Ini, kan, negara hukum. Jadi, tidak boleh siapa pun main sweeping sembarangan," tegasnya.
Polri juga berjanji akan mengamankan arus distribusi sembilan bahan pokok (sembako). Hal itu dilakukan mengingat menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga-harga sembako cenderung naik karena ulah para penimbun.
Hal lain yang akan menjadi perhatian Polri adalah pengawasan atas penggunaan mercon atau petasan.
Setiap Ramadhan, biasanya ada ormas di Jakarta melakukan aksi razia dan perusakan. Untuk mengantisipasi hal itu, sejak awal Polri telah menegaskan tindakan yang akan dilakukan untuk mencegah agar hal itu tidak terulang lagi. (rif)
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Libur Sekolah Awal Ramadhan 18-20 Februari 2026
2
Disambut Ketum PBNU, Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Harlah 100 Tahun NU di Malang
3
Resmi Dikukuhkan, Ini Susunan Pengurus MUI Masa Khidmah 2025-2030
4
Data Hilal Penentuan Awal Bulan Ramadhan 1447 H
5
Ratusan Ribu Warga Dikabarkan Bakal Hadiri Mujahadah Kubro 100 Tahun NU di Malang
6
1.686 Warga Padasari Tegal Mengungsi, Tanah Bergerak di Tegal Masih Aktif
Terkini
Lihat Semua