Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Margaret Aliyatul Maimunah,berjanji membangun keterbukaan komunikasi antara pimpinan pusat dengan pimpinan wilayah, utamanya mengenai kondisi program pelaksanaan kaderisasi.
Maimunah mengatakan hal itu di acara Latihan Pelatih Nasional zona Kalimantan, di asrama haji Pontianak, Kalimantan Barat, akhir pekan lalu. Acara yang dihadiri PWNU Kalbar H. Hamzah Tamwil, Kabag TU Kanwil Kemenag Drs. H. Mustolih, PW LP Ma’arif NU Kalbar Joko Winardi, serta pelajar dan santri di Pontianak itu akan berlangsung dari tanggal 14-16 Januari.
>
“Kita ingin tahu dan ketemu langsung dengan wilayah untuk membicarakan strategi apa yang harus dilakukan dalam persoalan kaderisasi di wilayah masing-masing”, tegas Maimunah.
“Dengan begitu kedepan diharapkan setiap pengurus wilayah mampu menyelenggarakan jenjang kaderisasi secara keseluruhan, dan mampu membentuk fasilitator di tingkat pengurus cabang, sehingga cabang mampu menyelenggarakan Makesta dan Lakmud” terangnya.
Dia mengharap latihan pelatih ini mampu menciptakan pelatih yang siap mengawal proses kaderisasi diseluruh jenjang mulai dari masa kesetiaan anggota (Makesta), latihan kader muda (Lakmud), hingga latihan kader utama (Lakut).
Latihan pelatih zona Kalimantan didampingi tim fasiliatator nasional antara lain, Siti Maulidah (Ketua Bidang Kaderisasi, Kiki Qibtiyah (sekretaris umum), Nihlah Faridah (ketua bidang pengembangan komisariat), Farida Farichah (sekretaris bidang kaderisasi) dan Umi Marzuqoh (ketua bidang hubungan luar negeri).
Peserta yang berjumlah 30 orang nantinya diharapkan dapat menindaklanjuti dalam proses kaderisasi di wilayah dan cabangnya masing-masing. (hh)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
4
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua