Presiden Pakistan Pervez Musharraf Mundur dari Jabatannya
NU Online · Senin, 18 Agustus 2008 | 11:03 WIB
Presiden Pakistan Pervez Musharraf, hari ini menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya demi "kepentingan terbaik dari negara." Presiden Musharraf mengumumkan mundur saat menghadapi rencana pemakzulan yang akan dilakukan pemerintah koalisi yang berkuasa.
Mantan panglima militer dan sekutu dekat Amerika Serikat tersebut tampaknya popularitasnya menurun sejak 18 bulan terakhir, dan telah diisolasi sejak sekutu-sekutunya kalah dalam pemilihan umum Februari lalu.<>
"Pengunduran diri saya akan saya sampaikan kepada Ketua Majelis Nasional hari ini," katanya dalam pidato di depan televisi.
Pemerintah koalisi, yang dipimpin oleh partai mantan perdana menteri Benazir Bhutto yang dibunuh tahun lalu, mengatakan rencananya Musharraf akan menghadapi pemakzulan pada 8 Agustus.
Dalam pidatonya, Pervez Musharraf mengatakan, bahwa dia telah memutuskan untuk mundur untuk menghindari pemakzulan.
"Setelah mengamati situasi dan berkonsultasi dengan para penasehat resmi serta sekutu-sekutu politik, dengan nasehat mereka saya memutuskan untuk mundur," katanya.
"Saya serahkan masa depan saya di tangan rakyat," ucapnya. (kpl/atj)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua