Serang, NU Online
Ribuan warga memadati lapangan Pesantren An Nawawi, Serang, Banten, Jum'at (23/9) malam. Mereka datang untuk memperingati Haul ke-118 Syeikh Nawawi Al-Bantani. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono juga ikut hadir dalam acara peringatan wafatnya ulama besar asal Banten tersebut.<>
Kedatangan Presiden SBY dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II disambut Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan pengasuh Pondok Pesantren An Nawawi KH Ma'ruf Amin. Kunjungan SBY di tanah kelahiran Syeikh Nawawi Banteni merupakan yang pertama selama menjabat presiden.
Presiden mengajak masyarakat terutama umat muslim untuk meneladani Syeikh Nawawi. "Syeikh Nawawi menyebarkan Islam dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian dan keadilan," kata SBY.
Syeikh Nawawi, kata SBY, juga mengajarkan pandangan keagamaan yang moderat, benar, lurus dan bukan yang ekstrim serta radikal. "Beliau juga mengakomodir tradisi lokal yang bertentangan dengan ajaran agama," kata SBY.
Syeikh Nawawi Al-Bantani dilahirkan di Desa Tanara, Kecamatan Tanara Kabupaten Serang, Banten pada 1813. Â Pada usia 15 tahun Syeikh Nawawi menunaikan ibadah haji sekaligus memperdalam ilmu agama.
Syeikh Nawawi menetap di Makkah sampai akhir hayatnya. Beliau wafat pada tahun 1897 di kediamannya di perkampungan Syeib Ali Makkah.
Di kalangan masyarakat Mesir, Syeikh Nawawi sangat dikenal karena kitab karangannya banyak dicetak di Mesir dan dijadikan bahan kajian mereka.
Kekaguman terhadap Syeikh Nawawi semakin besar setelah salah satu kitab karangannya yakni Tafsir Munir atau Marah Labid dicetak di Mesir. "Mereka kagum karena ternyata kitab tersebut dikarang oleh seseorang yang berasal dari Banten," kata KH Ma'ruf Amin, pengasuh Pondok Pesantren An Nawawi.
Redaktur   : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
2
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
3
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
4
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
5
Enam Ruko di Lokasi Pembukaan Muktamar Ke-35 NU Dibongkar, Pedagang Dapat Kompensasi
6
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
Terkini
Lihat Semua