Puncak pelaksanaan ibadah haji atau pelaksanaan ibadah wukuf di Arafah tanggal 9 Dzulhijjah akan terjadi pada Ahad, 7 Desember 2008. Dewan Pengadilan Tinggi Kerajaan Arab Saudi (Majelis Al-Qadha Al-A’la) seperti dilansir Saudi Press Agency (SPA) telah mengumumkan 1 Dzulhijjah 1429 H terjadi pada Sabtu, 29 November.
Ketetapan Dewan Pengadilan Tinggi didasarkan pada rukyatul hilal pada 29 Dzulqa’dah, bertepatan dengan 27 November, tidak berhasil menyaksikan hilal. Dengan demikian bulan Dzulqa’dah digenapkan menjadi 30 hari.<>
Hari Kamis lalu warga Saudi tak berhasil melihat hilal yang secara hisab memang tak mungkin bisa dilihat karena hilal belum mewujud. Sebab, konjungsi baru terjadi pada pukul 19.55 Waktu Arab Saudi, usai masuk waktu Isya.
Hari Sabtu, 29 November kemarin dilaksanakan pencucian Ka’bah oleh Gubernur Mekah Pangeran Khalid Al-Faisal mewakili Khadimul Haramain Raja Abdulah yang menjadi tanda masuknya bulan Zulhijjah tahun 1429 Hijriyah.
Dengan demikian tidak ada perbedaan kalender bulan Dzulqa’dah dan Dzulhijjah antara Indonesia dan Arab Saudi. Idul Adha akan diselenggarakan serentak pada hari Senin, 8 Desember. Namun sidang itsbat penetapan awal bulan Dzulhijjah di Indonesia baru diadakan pada 4 November mendatang. (nam)
Terpopuler
1
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
2
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
3
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
4
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
5
Khutbah Jumat: Degradasi Moral dan Kualitas Shalat
6
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
Terkini
Lihat Semua