PW Fatayat Jatim Harapkan Kongres Hasilkan Ketua yang Miliki Program Riil
NU Online · Jumat, 8 Juli 2005 | 03:07 WIB
Surabaya, NU Online
Menjelang kongres Fatayat 10-13 Juli mendatang, PW Fatayat Jawa Timur sampai saat ini belum menentukan calon nama. Akan tetapi mereka telah menetapkan kriteria orang yang layak untuk menduduki jabatan ketua umum Fatayat periode 2005 – 2010.
Ketua PW Fatayat Jatim Farida Hanum ketika dihubungi per telepon (8/7) mengungkapkan bahwa dalam raker telah diputuskan kriteria yang meliputi pendidikan minimal S1, memiliki track record yang baik, kesinambungan program yang ditawarkan harus riil, responsive terhadap masalah sosial, memiliki jaringan yang baik, didalam maupun diluar serta beberapa hal lainnnya yang penting untuk pengembangan Fatayat ke depan.
<>Ditanya tentang kriteria yang sifatnya normatif, Farida mengungkapkan bahwa memang penilainanya sifatnya subyektif. Tetapi tetap ada pedoman yang bisa digunakan. Misalnya pengurus yang tidak pernah aktif dan hanya muncul waktu kongres saja tentu tidak akan dipilih.
Untuk memantapkan dukungan Farida juga mengharapkan agar suara dari 44 cabang dan 1 wilayah Jawa Timur bisa kompak mendukung satu figur yang diangkat bersama.
Fatayat sebagai organisasi bagi perempuan usia produktif sangat penting untuk memperhatikan masalah reproduksi, pemberantasan Narkoba dan HIV/AIDS yang sekarang sudah menjadi momok di negeri ini.
Rombongan Fatayat Jawa Timur akan berangkat dengan menggunakan dua bus dari kantornya di Jl Darmo Surabaya besok, Sabtu (9/7). Sebagian cabang akan turut dalam rombongan tersebut. Dalam aturan kongres, masing-masing cabang berhak mengirimkan dua utusan dan satu peninjau.(mkf)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
Terkini
Lihat Semua