Warta

Qaddafi Dakwahkan Islam di Sela Konferensi Pangan

NU Online  ·  Selasa, 17 November 2009 | 05:45 WIB

Roma, NU Online
Pemimpin Libya Muammar Qaddafy menjadikan ajang konferensi pangan yang berlangsung di Roma, Italia, senagai momentum untuk menyebarkan ajaran Islam. Qaddafi mengundang 200 wanita kelas atas berkebangsaan Italia untuk hadir ke kediaman duta besar Libya di Italia, Hafed Gaddur untuk masuk Islam, Senin (16/11).

"Masuklah Islam. Yesus turun untuk Yahudi, bukan untuk Anda. Sedangkan Muhammad diutus untuk seluruh kehidupan manusia," ujar dia seperti ditulis situs kantor berita berbasis di Roma, Andkronos. Pernyataan Qaddafi ini juga dilaporkan oleh harian Italia, La Stampa.<>

Dalam laporannya, harian tersebut menulis bahwa Qaddafi juga menegaskan bahwa semua yang tidak mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW adalah salah. Sedangkan agama yang berada di sisi Allah hanyalah Islam.

Tak hanya mendakwahkan Islam lewat ceramah, dalam kesempatan itu dia juga membagikan sovenir dan Alquran kepada seluruh peserta. Kenang-kenangan yang juga dibagikan kepada para wanita yang hadir dalam acara tersebut adalah buku yang memuat pandangan-pandangan politik Qaddafi.

Lebih lanjur, Qaddafi, juga meyakinkan bahwa Islam adalah agama yang sangat menghormati hak-hak kaum wanita. Penghormatan terhadap hak-hak wanita itu, tutur dia, tidak harus diwujudkan dalam kesamaan tugas dan pekerjaan yang harus dijalankan kaum wanita dengan kaum tugas dan pekerjaan kaum pria. Dia juga mengundang para wanita yang bersedia masuk Islam untuk berangkat haji ke Tanah Suci.

Qaddafi hadir ke Roma untuk mengikuti konferensi pangan dunia yang diadakan oleh organisasi pangan dunia, FAO. Konferensi ini dimulai Senin (16/11) waktu setempat. Agenda utama konferensi ini adalah problem kelaparan yang terus menghantui masyarakat dunia. (ant)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang