Ratusan tokoh agama Islam dari Kabupaten Lamongan, Gresik, Tuban, dan Bojonegoro, Jawa Timur yang tergabung dalam kiai kampung menggelar doa bersama di halaman Pondok Pesantren Darul Ma`arif, di Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jawa Timur.
Doa bersama yang dipimpin KH Rafi A Rahmman, pengasuh Ponpes Darul Ma`arif ini sebagai bentuk untuk memenangkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono dalam Pemilihan Presiden mendatang.<>
Hadir dalam acara ini, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Dalam orasinya Muhaimin menyatakan, kiai kampung ini merupakan ujung tombak PKB untuk kemenangan SBY, Ahad (28/6).
"Keterlibatan para kiai ini mempunyai peranan penting dalam mengenalkan sosok capres Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono di masyarakat," katanya.
Acara doa bersama yang digelar ratusan kiai kampung juga disertai pembagian buku terkait dukungan PKB atas kemenangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono dengan judul "Mengapa Nahdlatul Ulama dan PKB memilih SBY-Boediono".
Pembagian buku tersebut sempat mendapat sorotan dari pihak Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Lamongan karena diduga ada unsur kampanye.
Sementara itu, Ketua Panwaslu Lamongan Mustakin mengatakan, pihaknya masih mempelajari kasus pembagian buku capres di sela acara doa bersama tersebut.
"Kami masih akan berkoordinasi dengan panitia pelaksana doa bersama terkait maksud pembagian buku tersebut, dan kami belum bisa menyimpulkan apakah itu salah satu bentuk pelanggaran pemilu," kata MUstakin. (ant)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua