Warta

RI Perjuangkan Tambahan Kuota Haji

NU Online  ·  Sabtu, 21 November 2009 | 04:56 WIB

Bandung, NU Online
Pemerintah Indonesia akan memperjuangkan tambahan kuota haji untuk musim haji 1431 H/2010 mendatang, karena jumlah daftar tunggu bagi calon haji di Tanah Air kini makin besar.

"Menag akan memperjuangkan hal ini, karena memang tuntuannya demikian besar," kata Sekretaris Ditjen Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU), Abdul Gafur Djawahir, di Bandung, dalam sosialisasi program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II, di Bandung, Jum'at malam (20/11).<>

Abdul Ghafur mengakui bahwa untuk menentukan besaran kuota bagi calon haji ke tanah suci masih menjadi kewenangan anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) dalam pertemuannya secara berkala, tapi ia yakin bahwa pemerintah Arab Saudi mempunyai hak untuk menentukan hal itu. Sebabnya ialah di Makkah kini sudah terjadi perbaikan fasilitas pondokan dan infrasruktur lain. Menurut dia, jika sarana pendukung ibadah semakin baik tentu penambahan kuota akan sangat dimungkinkan.

"Terkait dengan hal itu, pemerintah Indonesia kini juga tengah berupaya untuk memproses calon haji yang sudah masuk daftar tunggu untuk dipercepat keberangkatannya. Terutama bagi calon haji yang berusia lanjut," terang Abdul Ghafur.

Lebih lanjut, Djawahir menjelaskan, Depag, katanya lagi, akan memasukkan persoalan haji dalam agenda program 100 hari kabinet Indonesia bersatu jilid dua.

Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali sendiri sudah berangkat ke Tanah Suci, Kamis (19/11), bersama dengan 450 calon jamaah haji asal Jawa Barat kloter nomor 75 dengan menumpang pesawat Saudi Arabia Airline. (ant)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang