Ketua Umum PBNU Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menegaskan, dalam PBNU tidak ada kepemimpinan tunggal atau one man show, tapi yang ada adalah kepemimpinan kolegial dengan berbagai disiplin ilmu dan kemampuan.
Dalam acara silaturrahim di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, Jum'at (21/5) Said menjelaskan, PBNU pada periode 2010-2015 ini memiliki komposisi kepengurusan dengan berbagai keahlian yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan jamaah nahdliyin yang sangat besar.<>
"Jamaah NU yang cukup besar akan merasa bangga serta menaruh kepercayaan diri jika pengurusnya mempunyai kemampuan manajerial, ekonomi, pendidikan, serta di bidang lainnya," katanya.
Dalam kesempatan itu Said Aqil juga menegaskan, PBNU tidak akan mengganti nama-nama pengurus yang telah disahkan.
Terkait keberatan pihak PWNU Jawa Timur, KH Said Agil Siradj mengatakan, kasus keberatan atas nama-nama yang masuk dalam PBNU merupakan masalah intern.
Kendati demikian PBNU tetap akan menyelesaikan soal ini secara kultural santri, yakni dengan cara melakukan silaturrahim ke para kiai sepuh di Jawa Timur.
Ia juga menegaskan, dalam intern PBNU tidak ada target politik atau jabatan. Dijelaskan, pertimbangan nama-nama yang masuk dalam PBNU adalah kemampuan para calon pengurus dalam berbagai bidang. (sam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat Dzulqadah: Bulan Damai di Tengah Dunia yang Gemar Bertikai
2
Hukum Mengubur Ikan Sapu-Sapu Hidup-hidup, Bolehkah?
3
Khutbah Jumat: Jangan Halalkan Segala Cara Meski Hidup Sedang Sulit
4
Delegasi Belanda Belajar Nilai dan Kehidupan Santri di Pesantren
5
Risih Tangisan Bayi di Transportasi Umum: Ruang Publik Bukan Milik Kita Sendiri
6
CELIOS: 50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Rakyat, Indonesia Menuju Republik Oligarki
Terkini
Lihat Semua