Sayeeda Warsi tercatat sebagai anggota kabinet pertama di Inggris yang beragama Islam. Jabatan yang disandang muslimah ini merupakan catatan sejarah baru bagi Islam di Eropa.
Perempuan yang gemar mengenakan busana Muslim ini adalah Ketua Partai Konservatif yang baru, menggantikan David Cameron yang saat ini menjabat sebagai perdana menteri negara tersebut. Jabatannya itu sekaligus tiket baginya untuk duduk sebagai anggota kabinet.<>
Warsi adalah seorang pengacara yang kedua orangtuanya adalah imigran dari Provinsi Punjab, Pakistan, pada 1962. Ayahnya adalah buruh pabrik, yang memberikan suaranya untuk Partai Buruh atau partai pendahulu Cameron, Gordon Brown. Namun ibunya penggemar Konservatif karena mengagumi Margaret Thatcher.
Seperti Dilansir seperti dilansir The Sun, Senin (24/5), Ia menuturkan, ayahnya sungguh berbahagia mendengar kabar anaknya menjadi anggota kabinet.
"Ayah langsung menangis. Ia datang ke Inggris 50 tahun lalu hanya berbekal dua poundsterling di sakinya. Kini putrinya mencatat sejarah sebagai anggota kabinet pertama yang Muslim," papar Warsi haru.
Ayah Warsi menjadi kaya raya setelah memiliki bisnis tempat tidur. Perempuan berusia 39 tahun ini juga berjanji untuk memperbaiki kesempatan bagi perempuan dan etnis minoritas yang kurang mendapatkan tempat di pemerintahan.
Jabatan yang disandang Warsi merupakan sebuah jabatan baru, sebab pemegangnya bisa terlibat dalam area manapun yang menarik baginya. "Saya bisa bekerja dengan kolega lainnya di kabinet dan memastikan semua berjalan dengan lancar," katanya. (nur)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
2
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
3
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
4
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
5
Khutbah Jumat: Degradasi Moral dan Kualitas Shalat
6
Khutbah Jumat: Hemat di Era Digital, Teladan Kesederhanaan Rasulullah
Terkini
Lihat Semua