Sejumlah Sahabat Semangati Gus Dur untuk Terus ’Maju’
NU Online · Rabu, 3 Desember 2008 | 08:35 WIB
Sejumlah sahabat mantan presiden RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memberikan semangat kepadanya untuk terus maju dan tidak berhenti berjuang menegakkan demokrasi di Indonesia.
Sutiyoso, Akbar Tanjung, Rizal Ramli, Muchtar Pakpahan dan Hariman Siregar secara bergantian memberikan dukungan kepada Gus Dur dalam deklarasi Gerakan Kebangkitan Rakyat atau disingkat Gatara di Jakarta, Rabu (3/12) siang ini. Gatara adalah sebuah organisasi pergerakan baru yang dipimpin langsung oleh Gus Dur.<>
Sutiyoso dalam orasinya menyatakan, Gus Dur selalu membawa ide yang cemerlang dan bermanfaat untuk bangsa Indonesia. Keperihatinan Gus Dur dengan mendirikan Gatara adalah keperihatinan semua elemen bangsa, katanya.
”Belanda yang punya persenjataan lengkap dengan tank-tanknya saja bisa kita kalahkan. Kita akan jadi pemenang melalui Gatara,” katanya disambut ratusan simpatisan Gatara yang mengenakan kaos Gatara bergambar Gus Dur.
Akbar Tanjung menyatakan salut dan hormat dengan Gus Dur. ”Gus Dur tak pernah berhenti berjuang memberrantas kemiskinan, pengangguran, dan ketidakdilan,” katanya.
Dalam deklarasi itu dinyatakan, Gatara akan menjadi organisasi kejuangan yang bebas dan terbuka. Dikatakan Akbar, sebagai bangsa yang majemuk akan menghasilkan yang terbaik.
”Saya sambut dengan baik berdirinya Gatara dalam rangka menegakkan demokrasi. Demokrasi kita sekarang ini masih prosedural belum substansial,” katanya
Sementara itu Rizal Ramli menyatakan mendukung cita-cita Gus Dur dalam membela 80 persen warga negara Indonesia yang tertindas.
“Gus Dur selalu di depan kurva. Banyak yang mengatakan Gus Dur terlalu jauh berfikir ke depan. Maka Gatara ini akan jadi sejarah,” katanya.
Muchtar Pakpahan memuji Gus Dur sebagai kreator pergerakan sejak akhir masa Orde Baru. ”Setiap gerakan terhambat, komunikasi tersumbat Gus Dur yang bisa membuka,” katanya.
Sampai-sampai kalangan tentara waktu itu menyebut Gus Dur sebagai ’singa satu' yang sulit dihalangi oleh siapapun. Dikatakan Muchtar, Rakyat masih berharap Gus Dur tampil sebagai pemimpin.
”Saya baru saja ke Papua dan Sumatera Utara. Mereka masih merindukan Gus Dur sebagai pemimpin. Horas!” kata ketua Partai Buruh itu dengan nada yang khas.
Hariman Siregar menambahkan, Gatara dibawah pimpinan Gus Dur akan menjadi pusat pergerakan yang hebat. ”Sekarang ini yang kuat bukan partai-partai politik tapi gerakan, karena partai politik telah dibajak oleh para elit politik,” katanya. (nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
6
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua