Jombang, NU Online
Ratusan siswa MTsN Ngrembang Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang belajar di masjid karena sekolahnya ambruknya dua hari lalu.
Siti Yunaida, salah satu guru mengatakan, meski kelas yang atapnya ambruk hanya tiga ruang, namun seluruh murid MTsN Ngrembang seluruhnya belajar di masjid. "Yang atapnya ambrol kelas VII A, VII B, dan VIII A. Namun hari ini mulai kelas VII hingga kelas IX belajar di masjid depan sekolah," kata Yunaida menjelaskan, Senin (9/5).<>
Perempuan berjilbab ini menambahkan, pembangunan atap di lakukan pada April 2010, jumlahnya sebanyak 9 kelas. Nah, dari 9 kelas itu, tiga diantara ambruk. Artinya, lanjut Yunaida, seluruh kelas tersebut berpotensi mengalami kondisi serupa.
"Sebelum jatuh korban lagi, seluruh kegiatan belajar mengajar kita pindah ke masjid," ujarnya.
Atap berbahan rangka baja (Galvalum) milik MTsN Ngrembang ambruk pada Sabtu (7/5/2011) kemarin. Akibatnya, sebanyak 26 siswa dan 1 orang guru mengalami luka. Selain luka patah tulang, rata-rata, korban mengalami luka dibagian kepala. (ful)
Terpopuler
1
Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Ramadhan pada 17 Februari 2026 dengan Didahului Edukasi Pengamatan Hilal
2
Pemerintah Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta PBI JKN, Mensos Gus Ipul: Dialihkan ke Warga Lebih Miskin
3
Menkeu Purbaya Heran Anggaran Kesehatan Naik Malah Berujung Penonaktifan PBI JKN
4
Kasus Bunuh Diri Siswa SD Tunjukkan Ketidakberpihakan Negara terhadap Rakyat Kecil
5
Paripurna DPR Setujui 8 Calon Anggota Baznas Periode 2026-2031
6
120 Ribu Pasien Terancam, Menkes Peringatkan Risiko Kematian akibat Penonaktifan PBI JKN
Terkini
Lihat Semua