Diduga Sopir Truk, 1 Korban Longsor Sampah Bantargebang Kembali Ditemukan
NU Online · Senin, 9 Maret 2026 | 22:00 WIB
Petugas membawa korban meninggal dunia akibat longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026). (Foto: NU Online/Jannah)
Rikhul Jannah
Kontributor
Bekasi, NU Online
Petugas gabungan menemukan satu jenazah korban longsor tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin (9/3/2026) siang. Korban tersebut diduga sebagai sopir truk yang sedang mengantre bongkar muat sampah.
Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan bahwa jenazah ditemukan di area sekat dua, tidak jauh dari lokasi truk yang lebih dulu ditemukan pada Ahad (8/3/2026) malam. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Kami menemukan satu jenazah korban meninggal dunia, jenis kelamin laki-laki, di sekat dua, lokasinya tidak jauh dari truk yang ditemukan tadi malam,” ujarnya saat ditemui NU Online di lokasi kejadian pada Senin (9/3/2026).
Desiana menduga bahwa korban yang ditemukan merupakan sopir truk yang sebelumnya dilaporkan hilang saat peristiwa longsor terjadi.
“Kalau tadi dilihat itu sekitar, dari kondisi jarak ya, dari truk yang ditemukan itu tidak jauh sekitar 5 meter ya. Jadi, kedalamannya juga pas di eksavator itu lumayan lah, sampai 10 meter ya tadi itu,” ucapnya.
Ia mengatakan bahwa identitas korban belum dapat dipastikan, sebab pihak relevan akan terlebih dahulu melakukan identifikasi.
Desiana menambahkan, selama proses identifikasi, keluarga korban diminta datang ke rumah sakit untuk mencocokkan ciri-ciri korban.
“Pihak keluarga korban itu kami minta untuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Nanti mungkin bisa diidentifikasi melalui tanda-tanda dari korban misal pakaian atau tanda-tanda lain, bisa cepat memastikan bahwa korban tersebut ada misal Mr. X atau Mr. A,” katanya.
Sebelumnya, petugas gabungan mencatat ada 13 orang yang menjadi korban bencana longsor di TPST Bantargebang milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Dengan ditemukannya kembali satu jenazah, total korban meninggal dunia akibat longsor menjadi lima orang.
Pantauan NU Online, Senin (9/3/2026) hingga pukul 15.15 WIB, menunjukkan proses pencarian korban lainnya masih terus dilakukan tim SAR gabungan.
Dari total korban yang sebelumnya dilaporkan hilang, masih ada empat orang yang belum ditemukan, sedangkan empat orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Operasi pencarian dilakukan secara bergantian dengan sistem shift bagi para operator alat berat berjenis ekskavator guna menjaga efektivitas proses evakuasi.
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
5
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
6
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
Terkini
Lihat Semua