Sektor keuangan syariah di Indonesia kini masih berada diperingkat ke-17. Sementara,negara-negara The Gulf Cooperation Council (GCC) tetap mendominasi sektor keuangan syariah dengan pertumbuhan sebesar 42,9 persen atau 353,2 milyar dolar AS dari total aggregat global.
Sedangkan Iran, masih menjadi pasar terbesar bagi asset berbasis bersyariah, dengan proporsi sebesar 35,6 persen dari total aset secara global. Di luar wilayah Timur Tengah, Malaysia masih menjadi pemain terbesar industri ini; mencapai 10,5 persen dari total aset global, namun pasar-pasar lainnya juga bertumbuh dengan pesat.<>
Sementara itu Aset perbankan syariah terus menunjukkan kenaikan pertumbuhan signifikan pada 2009, bahkan ketika pertumbuhan bank-bank konvensional mengalami stagnasi.
Survey mengenai “Top 500 Islamic Financial Institutions” yang dilakukan oleh majalah The Banker yang diterbitkan bekerjasama dengan HSBC Amanah memperlihatkan, Aset - aset yang dimiliki bank-bank syariah atau unit syariah dari bank - bank konvensional meningkat sebesar 28,6 persen menjadi 822 millyar dolar AS dari angka 639 millyar dolar AS pada 2008.
Hasil ini sangat kontras dengan survey The Banker’s “Top 1000 World Bank Rankings” pada Juli 2009. Survey itu menunjukkan pertumbuhan bank konvensional diperkirakan hanya mencapai 6,8 persen.
Industri keuangan syariah pun terus membangun hasil yang solid: laju pertumbuhan compounded selama periode 2006-2009 sebesar 27,86 persen per tahun, dengan perkiraan total asset di 2010 hampir mencapai angka 1,033 milyar dolar AS. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
4
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
5
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
6
Kultum Ramadhan: Teladan Rasulullah di Sepertiga Akhir Ramadhan
Terkini
Lihat Semua